Kabut Asap di Palangkaraya Makin Parah, Sekolah Mendadak Diliburkan Hari Ini

Ade Sata, Antara ยท Senin, 12 Agustus 2019 - 13:56 WIB
Kabut Asap di Palangkaraya Makin Parah, Sekolah Mendadak Diliburkan Hari Ini

Para siswa SD Negeri 1 Menteng dipulangkan lebih awal karena kabut asap yang semakin parah di Kota Palangkaraya, Kalteng, Senin (12/8/2019). (Foto: iNews/Ade Sata)

PALANGKARAYA, iNews.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkot Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), mendadak meliburkan kegiatan sekolah, Senin (12/8/2019). Keputusan itu diambil menyusul kabut asap yang makin parah akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan dikhawatirkan berdampak buruk bagi kesehatan murid.

Kepala Disdik Pemkot Palangkaraya Sahdin Hasan mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait lainnya terus memantau dampak asap akibat karhutla. Mereka siap menerapkan kebijakan yang menurut hasil kajian diperlukan untuk mengantisipasi dampak kabut asap, terutama kepada para siswa.

“Sementara sekolah hari ini diliburkan. Bagi mereka yang telanjur berangkat dapat kembali belajar mandiri di rumah. Jika nanti udara diketahui tidak sehat, apalagi membahayakan siswa, maka dimungkinkan sekolah akan kami liburkan,” kata Sahdin.

BACA JUGA:

Pawai Idul Adha di Palangkaraya Meriah di Tengah Kabut Asap Tebal

Update Karhutla, BNPB: Dampak Kabut Asap Tak Sampai ke Negara Tetangga

Sementara pantauan iNews, aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah di Kota Palangkaraya, mendadak dihentikan pada Senin pagi. Para guru memulangkan para siswa setelah mendapat pemberitahuan dari Disdik mengenai kabut asap yang makin pekat dan membahayakan kesehatan siswa.

Salah satunya di SDN 1 Menteng, Jalan Yos Sudarso Palangkaraya. Sekitar pukul 09.00 WIB tadi, pihak sekolah memulangkan para siswa kelas 1 hingga kelas 6.

“Pemulangan siswa lebih awal dilakukan untuk hari ini karena kabut asap makin parah. Namun, Selasa besok, aktivitas belajar mengajar berjalan sesuai jadwal sambil menunggu perkembangan cuaca,” kata guru SDN 1 Menteng Palangkaraya, Sitiane.

Sitiane mengatakan, selama Palangkaraya masih diselimuti kabut asap, SDN1 Menteng Palangkaraya juga telah mengundurkan jam masuk sekolah pukul 7.30 WIB. Pihaknya juga mengurangi waktu belajar siswa di kelas.


Editor : Maria Christina