Kabut Asap Hilang, Pelajar di Pangkalan Bun Kalteng Bahagia Tak Perlu Bermasker

Sigit Dzakwan Pamungkas ยท Rabu, 25 September 2019 - 09:06 WIB
Kabut Asap Hilang, Pelajar di Pangkalan Bun Kalteng Bahagia Tak Perlu Bermasker

Wajah-wajah gembira para pelajar SD Negeri 2 Mendawai Pangkalan Bun, Kobar, Kalteng, karena kabut asap tidak lagi menyelimuti kota itu, Rabu (25/9/2019). (Foto: iNews/Sigit Dzakwan Pamungkas)

PANGKALAN BUN, iNews.idKabut asap telah hilang di Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), Rabu pagi ini (25/2019). Para pelajar pun tampak bahagia dan gembira karena bisa menghirup udara segar. Mereka tak perlu lagi memakai masker.

Dari pantauan iNews, langit Kota Pangkalan Bun pagi ini terlihat biru cerah. Udara yang terhirup terasa bersih karena tidak ada lagi kabut asap pekat yang telah menyelimuti kota ini selama satu bulan penuh.

Kondisi ini terjadi setelah hujan deras turun di kota itu, Selasa siang (24/9/2019). Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah itu mulai padam berkat hujan.

BACA JUGA:

Kebakaran Hutan di 6 Provinsi Capai Ribuan Hektare, Riau Terparah

Selain Riau, Kalimantan Tengah Juga Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla

Kondisi ini membuat warga Pangkalan Bun gembira, terutama anak anak sekolah yang bisa beraktivitas di sekolah dengan nyaman tanpa masker. Sebelumnya, para siswa harus menghirup udara kotor dan memakai masker saat beraktivitas di sekolah. Selama itu pula, mereka merasa tidak nyaman mengikuti proses belajar mengajar.

Hari ini, wajah-wajah bahagia terpancar jelas dari raut muka para pelajar yang tidak perlu lagi menggunakan masker. Seperti yang terlihat di SD Negeri (SDN) 2 Mendawai Pangkalan Bun. Para siswa-siswi berbaris rapi di depan kelas sebelum masuk kelas yang berlokasi di Jalan Hasanudin itu. Padahal, biasanya saat kabut asap, mereka langsung masuk dalam kelas dan menutup pintu.

Para peserta lomba jalan sehat yang digelar pemerintah daerah memadati Lapangan Sampuraga, Pangkalan Bun, Kobar, Kalteng, Rabu (25/9/2019). (Foto: iNews/Sigit Djakwan Pamungkas)


Tak hanya itu, lomba jalan sehat yang digelar pemerintah daerah, akhirnya dilaksanakan di Lapangan Sampuraga. Kegiatan yang juga diikuti para pelajar SMA ini sebelumnya ditunda karena kabut asap menyelimuti Pangkalan Bun. Ratusan pelajar tampak berkumpul di lapangan dengan wajah tanpa masker dan terlihat gembira.

“Alhamdulillah, hari ini senang banget karena sudah tidak ada kabut asap lagi dan udaranya terasa bersih. Biasanya kalau bangun tidur, buka jendela, langsung sesak napas. Hari ini udaranya enak,” kata pelajar SMK Harapan, Syarif.

“Udaranya udah enak dan sejuk karena kemarin hujan. Sekarang kami bisa beraktivitas dengan leluasa di luar. Ini sudah bisa ikut gerak jalan setelah sempat diundur kemarin,” kata salah seorang pelajar SMK Negeri 2.

Para pelajar berharap tak ada lagi kabut asap di hari ke depan karena sangat mengganggu aktivitas belajar mengajar. Sebelumnya sekolah harus diliburkan dan banyak yang terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).


Editor : Maria Christina