Kampanye Terbuka di Serang, Ma'ruf Amin: Negara Sudah Memanggil

Kastolani ยท Minggu, 24 Maret 2019 - 17:35 WIB
Kampanye Terbuka di Serang, Ma'ruf Amin: Negara Sudah Memanggil

Cawapres 01 KH Ma'ruf Amin memanjatkan doa dalam peringatan haul ibundanya Nyai Hj Siti Maimunah Binti Kh Moh Romli di Serang, Banten. (Foto: istimewa)

SERANG, iNews.id – Cawapres 01 Kh Ma’ruf Amin menggelar doa bersama sekaligus memperingati haul ibudanya, Nyai Hj Siti Maimunah Binti KH Moh Romli di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Annawawi Tanara, Serang, Banten, pada hari pertama kampanye terbuka, Minggu (24/3/2019).

Di hadapan puluhan ribu jamaah yang hadir, Kiai Ma'ruf mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesediaan warga untuk turut serta mendoakan ibundanya.

“Saya juga meminta doa dari para hadirin agar Allah Subhanahu Wata'ala senantiasa memberikan limpahan rahmat, bimbingan dan inayah-Nya, kepada saya dan kita semua, juga agar saya diberi kekuatan dan kemudahan untuk memenangkan pemilihan presiden ini,” ujar Kiai Ma'ruf.

Ketua Umum MUI nonaktif ini juga mengungkapkan alasan kesediaannya mendampingi Presiden Jokowi untuk kembali memimpin bangsa Indonesia ke depan.

“Saya diminta membantu Pak Jokowi untuk bersama-sama, memimpin bangsa ini. Sebagai santri, sebagai kiai, sebagai Nahdliyin, kita tentu tak boleh mundur, ketika negara sudah memanggil. Ini saya niatkan sebagai bakti saya kepada negeri ini,” paparnya.

BACA JUGA:

Kampanye Pertama, KMA Keliling dan Sapa Santri Tanara di Serang Banten

Hadiri Harlah NU di Banten, Ma'ruf Amin Minta Doa Menangkan Pilpres

Kiai Ma’ruf mengatakan, dipilihnya ulama untuk mendampingi Jokowi dalam Pilpres ini, menjadi bukti kecintaan Jokowi kepada ulama. Kiai Ma'ruf juga mengaku tak menduga akan dipinang Jokowi.

Tapi karena ini panggilan negara, ditambah kondisi negeri ini yang membutuhkan ulama turun tangan, menghadapi sejumlah pihak yang ingin merongrong NKRI, maka Kiai Ma'ruf bersedia.

“Saya melihat ini sebagai takdir Allah, sebagai amanah yang harus dijalankan. Jadi saya meminta doa dan bantuan hadirin, agar bisa menjalankan amanah ini dengan bertanggung jawab,” ujarnya.

Rais Syuriah PBNU, KH Manarul Hidayat dalam ceramahnya mengungkapkan, sebagai pemimpin ummat, yang kini didorong untuk memimpin bangsa ini, Kiai Ma’ruf memikul tiga tugas.

“Kiai Ma'ruf maju ke kancah politik nasional ini bukan tanpa alasan. Abah Yai memang dibutuhkan oleh bangsa dan negara ini. Setidaknya ada tiga tugas yang dipikul Abah Yai, pertama menjaga bangsa dan negara ini dari rongrongan kelompok radikal yang ingin merusak NKRI. Ke dua, melawan hoaks dan fitnah yang sering digulirkan sekelompok orang yang ingin mengacaukan negeri ini, ke tiga menjaga kedaulatan bangsa dan memajukan ekonomi ummat,” tandasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Manar itu meyakini, Kiai Ma’ruf mampu mengemban tugas dan amanat tersebut. Sebab Kiai Ma’ruf dalam kiprahnya selama ini telah membuktikan komitmennya untuk menjaga kedaulatan NKRI, juga mengembangkan ekonomi keummatan dengan tetap menjaga stabilitas nasional.

Dalam haul tersebut, sejumlah dai dan tokoh masyarakat juga hadir, di antaranya, pelantun selawat Haddad untuk memeriahkan acara.


Editor : Kastolani Marzuki