Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di DIY Selama Lebaran Naik

Kuntadi ยท Kamis, 13 Juni 2019 - 16:09 WIB
Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di DIY Selama Lebaran Naik

Kasus kecelakaan lalu lintas di DIY selama Lebaran dalam Operasi Ketupat Progo 2019 mengalami kenaikan. (Foto: Dok.iNews.id)

SLEMAN, iNews.id – Kepolisian Daerah (Polda) DIY mencatat adanya kenaikan kasus kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat Progo 2019. Namun, angka fatalitas yang terjadi justru mengalami penurunan.

Tingginya kasus ini diduga dengan semakin meningkatnya volume kendaraan yang masuk di DIY, seiring dibukanya jalan Tol Trans Jawa.

Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan, secara umum kondisi keamanan di DIY cukup kondusif. Kasus kriminalitas dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat relatif menurun.

Selama Lebaran, kata Dhofiri, ada kecenderungan peningkatan jumlah kendaraan. Ada tren orang mudik membawa kendaraan pribadi. Sehingga terjadi kepadatan dan ada sedikit peningkatan kasus kecelakaan. “Ada peningkatan sedikit kasus kecelakaan lalu lintas,” kata Ahmad Dhofiri di sela-sela apel konsolidasi Operasi Ketupat Progo 2019 di Mapolda DIY, Kamis (18/6/2019).

BACA JUGA: Melaju Kencang, Mobil Minibus di Yogyakarta Alami Kecelakaan Tunggal

Apel konsolidasi juga dilaksanakan di halaman Mapolres Kulonprogo yang diikuti oleh perwakilan TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan relawan yang lain.

Dia menyebutkan, selama Operasi Ketupat Progo ada 76 kasus dengan empat korban meninggal dunia dan delapan luka berat. Angka ini meningkat dari 2018 yang hanya 56 kasus lakalantas.

Namun jumlah korban meninggal dunia menurun dari Lebaran 2018. Saat itu, lima orang meninggal dunia dan sembilan luka berat akibat kecelakaan. “Meski kasus lakalantas naik, tetapi fatalitasnya menurun. Sebagian besar terjadi di jalur wisata, khususnya di Gunungkidul meski ada juga di jalur utama,” ujarnya.  

Meski operasi Ketupat sudah selesai, Kapolda tetap meminta petugas tetap siaga. Khususnya di wilayah Kota Yogyakarta yang masih banyak diwarnai kepadatan. Sampai malam anggotanya masih diterjunkan untuk mengatur kendaraan karena bersamaan dengan masa libur sekolah. “Semoga sampai Minggu sudah kembali normal,” katanya.   



Editor : Kastolani Marzuki