Kasus Narkoba, Istri Wakil Wali Kota Gorontalo Ditetapkan Tersangka

Zainal Ahmad ยท Senin, 08 Januari 2018 - 23:01 WIB
Kasus Narkoba, Istri Wakil Wali Kota Gorontalo Ditetapkan Tersangka

Kepala BNNP Gorontalo Brigjen Pol Oneng Subroto. (iNews/Zainal Ahmad)

GORONTALO, iNews.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo akhirnya menetapkan istri wakil wali kota Gorontalo Sherly Djou sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika golongan satu. Penetapan itu setelah hasil pemeriksaan Sherly Djou terbukti menggunakan dan memiliki 383 miligram narkoba jenis sabu.

“Kami sudah merampungkan gelar perkara dan menetapkan SD sebagai tersangka,” ujar Kepala BNNP Gorontalo Brigjen Pol Oneng Subroto.

Penyidik BNNP Gorontalo memeriksa Sherly Djou secara maraton. BNNP membekuk Sherly bersama teman perempuannya pada 2 Januari 2018 lalu. “Tersangka masuk kategori pengguna golongan B menjurus ke C. B itu untuk tingkat ketergantungannya sedang dan C untuk yang sudah parah,” ujar Subroto.

Dia mengatakan, hasil assesment medis menyatakan tersangka direkomendasikan untuk menjalani rehabilitasi. Namun, hal itu tidak menghilangkan proses hukum pengadilan yang tetap berjalan setelah tersangka selesai direhabilitasi. “Besok kami lakukan penahanan,” kata Subroto, Senin (8/1/2018).

Rencananya, Sherly Djou akan ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gorontalo, selama dua puluh hari ke depan, hingga menunggu waktu menjalani rehabilitasi. “Proses rehabilitasi bisa tiga hingga enam bulan,” tuturnya.

Atas penyalahgunaan narkotika golongan satu, sesuai pasal 127 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009, Sherly Djou, istri wakil wali kota Gorontalo terancam pidana maksimal 4 tahun penjara.


Editor : Donald Karouw