Kedapatan Berkelahi, Siswi SMAN 1 Wonomulyo Polman Dilarang Ikut Ujian

Sindonews ยท Senin, 03 Desember 2018 - 17:24 WIB
Kedapatan Berkelahi, Siswi SMAN 1 Wonomulyo Polman Dilarang Ikut Ujian

Orang tua siswi SMAN 1 Wonomulyo, Polewali Mandar, yang dilarang mengikuti ujian menyampaikan protes ke pihak sekolah, Senin (3/12/2018). (Foto: Sindonews)

POLMAN, iNews.id - Sejumlah siswi kelas 2 SMA Negeri 1 Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), dilarang mengikuti ujian semester sekolah, yang mulai digelar Senin (3/12/2108). Ini sebagai bentuk hukuman atau sanksi, karena sebelumnya mereka terlibat perkelahian.

Pemberian saksi ini sempat mengundang protes dari para orang tua siswi, yang mendapat panggilan ke sekolah. Mereka tidak terima anaknya tidak dibolehkan mengikuti ujian, sementara siswi lainnya yang juga terlibat perkelahian tidak mendapat sanksi serupa.

“Wajar saja kami tidak terima, masa cuman anak kami saja yang diberi sanksi sementara lainnya tidak “ ujar salah seorang wali siswa, Wawan, Senin (3/12/2018).

Kekesalan Wawan kian memuncak setelah mendapat kabar siswi yang mendapat perlakuan khusus tersebut diketahui adalah anak seorang guru. “Masa pihak sekolah diskriminasi memberikan sanksi. Giliran anak guru tetap diperbolehkan mengikuti semester meski pelanggarannya sama dengan siswi lainnya,” tuding Wawan.

Saat dikonfirmasi guru bimbingan konseling (BK), SMAN 1 Wonomulyo membantah tudingan orang tua siswi. Pihak BK berdalih, para siswi tersebut tetap dapat mengikuti ujian semester. Tapi dengan syarat menghadirkan orang tua mereka ke sekolah.

“Jadi pascakejadian hari Jumat (30/11/2018) kemarin, para siswi yang terlibat perkelahian telah disampaikan untuk menghadirkan orang tuanya di sekolah, agar masalah ini dapat diselesaikan. Namun hingga hari Minggu, yang hadir ke sekolah cuman satu orang wali murid. Itu sebabnya ada yang kami biarkan untuk mengikuti ujian semester,” kata Abdul Rahman, salah seorang guru BK.


Editor : Himas Puspito Putra