Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Sekeluarga di Bengkulu Dihukum Berat

Antara ยท Senin, 14 Januari 2019 - 19:31 WIB
Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Sekeluarga di Bengkulu Dihukum Berat

Keluarga korban pembunuhan sekeluarga di Bengkulu meminta polisi menghukum berat pelaku. (Foto: ilustrasi)

REJANG LEBONG, iNews.id - Keluarga korban pembunuhan ibu dan dua anak di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meminta tersangka Jamhari Muslim yang sudah ditangkap polisi dihukum berat.

Tersangka yang merupakan mantan suami almarhumah Hasnatul Laili itu ditangkap tim Polda Bengkulu dalam pelariannya di Kabupaten Bengkulu Selatan.

"Kalau berdasarkan permintaan keluarga kami, pelakunya dihukum seberat-beratnya, kita minta dengan polisi untuk menjatuhkan hukuman yang berat, karena sudah menghabisi anak dan cucu saya," ujar Suwardi, orang tua Hasnatul Laili saat ditemui di rumahnya di RT09 RW03 No. 78, Simpang Suban, Senin (14/1/2019).

Pembunuhan yang menimpa anak dan kedua cucunya itu, kata dia, membuat keluarganya terpukul karena telah menghilangkan nyawa anak dan cucunya dengan sadis.

Suwardi mengaku tidak menyangka anak dan kedua cucunya akan menjadi korban pembunuhan keji. Sepekan sebelum kejadian, Suwardi sempat bermimpi "mengeloni" atau memeluk tiga mayat, namun mimpi ini tidak dihiraukan karena yakin itu merupakan rezeki dan terus bekerja di kebun layaknya hari hari biasanya.

BACA JUGA:

Terduga Pelaku Pembunuhan 1 Keluarga di Bengkulu Terancam Hukuman Mati

Pembunuhan 1 Keluarga di Bengkulu, Pelaku Membunuh Pakai Balok Kayu

Terduga Pembunuh 1 Keluarga di Bengkulu Pernah Ditolak Minta Rujuk

Permintaan serupa juga diungkapkan Yudi Prayoga. Mantan suami pertama Hasnatul Laili mengaku sangat shock mendengar kabar kedua putrinya itu tewas dibunuh tersangka. Dia juga meminta pelaku diberikan hukuman setimpal.

"Sebelum kejadian, anak saya yang tua sempat komunikasi melalui telepon maupun chating di WhatsApp. Dia bilang ingin sekolah di Jawa ikut dengan saya. Terakhir sekali saya ketemu dengan kedua anak saya saat Idul Fitri tahun lalu," katanya.

Anaknya itu tidak kerasan tinggal dengan ibunya di Rejang Lebong lantaran sering mendapat teror dari mantan suami ibunya yang ketiga. Selain itu anaknya yang kecil (Chyka Ramadani) sempat menjadi korban kekerasan oleh pelaku saat masih menjadi suami korban Hasnatul pada 2018 lalu.

Tersangka, kata dia, merupakan temannya dan juga bekas anak buahnya saat dirinya masih menjadi suami korban Hasnatul Laili beberapa tahun lalu.

BACA JUGA: Sakit Hati Motif Pelaku Habisi Mantan Istri dan 2 Putrinya di Bengkulu

Kasus pembunuhan satu keluarga ini dialami Hasnatul Laili alias Lili (35) yang kesehariannya sebagai pedagang pisang, dan dua anaknya Melan Miranda (16), pelajar kelas X Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) Curup dan Chyka Ramadani (10) yang baru duduk di kelas III SD, yang tinggal di RT08, Simpang Suban Air Panas, Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur.

Ketiganya ditemukan meninggal dunia pada Sabtu sore (12/1) sekitar pukul 16.30 WIB, kasusnya diketahui setelah keluarga korban melakukan pencarian karena korban seharian tidak keluar rumah padahal aktivitas kesehariannya adalah berdagang buah pisang.


Editor : Kastolani Marzuki