Kepala BNPB Sebut 99 Persen Penyebab Karhutla Ulah Manusia

Aditya Pratama ยท Selasa, 24 September 2019 - 08:14 WIB
Kepala BNPB Sebut 99 Persen Penyebab Karhutla Ulah Manusia

Kepala BNPB Doni Monardo usai memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Provinsi Jambi, Senin (23/9/2019). (Foto: Istimewa)

JAMBI, iNews.id – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menegaskan, 99 persen penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) karena ulah manusia. Sepanjang tahun ini, data BNPB menyebutkan sudah ada 328.724 hektare (ha) lahan yang terbakar.

“Saya mempunyai data, penyebab karhutla adalah 99 persen ulah manusia, dan 80 lahan yang terbakar menjadi kebun,” kata Kepala BNPB Doni Monardo saat memimpin langsung rapat koordinasi penanganan karhutla di Provinsi Jambi, Senin (23/9/2019).

BACA JUGA:

Kebakaran Hutan di 6 Provinsi Capai Ribuan Hektare, Riau Terparah

KLHK: Ada 14 Perusahaan Malaysia dan Singapura Terlibat Karhutla di Indonesia

Dalam kesempatan itu, Kepala BNPB Doni Monardo juga mengatakan, konsep jangka panjang perlu disiapkan agar masyarakat tidak mengalami hal serupa di tahun-tahun mendatang. Dia menawarkan cara untuk mengubah perilaku masyarakat dengan meningkatkan kesejahteraan lewat pengembangan tanaman yang bersifat ekonomis.

Beberapa tanaman yang bisa dikembangkan, yakni kopi liberica, pohon pinang, nenas, lidah buaya, pisang barangan, enau, sayur mayur, tanaman sagu, dan sebagainya.

“Jenis tanaman ini dapat menjadi alternatif untuk masyarakat tanpa harus membakar lahan. Cara lain juga dapat dilakukan dengan membuat grup. Bagi yang melanggarnya dikenakan sanksi sosial,” kata Doni.

Kepala BNPB Doni Monardo memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Provinsi Jambi, Senin (23/9/2019). (Foto: Istimewa)


Doni pun meminta kepada para petinggi di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Jambi agar hidup bersama rakyat, menemui rakyat, dan mempelajari perilakunya. Hal ini dinilai penting dalam penanganan karhutla. “Sisa api yang ada, mari kita padamkan bersama. Pemerintah pusat siap membantu dan mendukung upaya pemadaman,” kata Doni.

Sementara Gubernur Jambi Fachrori Umar menyampaikan, pihaknya telah melakukan upaya pencegahan atas bencana kabut asap yang terjadi di Jambi. Pemprov telah menggelar rapat kordinasi, apel siaga, sosialisasi, pemantauan, dan pengecekan di lapangan. Mereka juga telah melakuan pemadaman di darat dan dari udara.

“Belum ada mekanisme membuka lahan tanpa cara membakar. Sampai saat ini, solusi pemerintah daerah meningkatkan pengawasan, pembahasan lahan, buka kanal yang dibebankan kepada dunia usaha. Semoga tahun depan dan di tahun-tahun selanjutnya tidak terjadi lagi karhutla,” katanya.


Editor : Maria Christina