Mahasiswi IAIN Palangkaraya Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Ade Sata ยท Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:24 WIB
Mahasiswi IAIN Palangkaraya Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul Siregar memberikan keterangan kepada wartawan terkait penemuan mayat mahasiswa IAIN di kamar kosnya di Kota Palangkaraya, Kalteng, Selasa (15/10/2019). (Foto: iNews/Ade Sata)

PALANGKARAYA, iNews.idSeorang mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), ditemukan tewas di kamar kosnya, Selasa (15/10/2019) malam. Korban bernama Habiba (21), tewas dengan kondisi hidung dan mulut mengeluarkan busa.

Penemuan mayat korban membuat warga Jalan Giobos, Gang Jinten Kelurahan Menteng, Palangkaraya, geger. Korban yang diketahui kuliah semester 7 Jurusan Bahasa Inggris tersebut pertama kali ditemukan oleh temannya bernama Rina.

Menurut Rina, awalnya dia merasa curiga karena saat dia menelepon korban sejak pukul 22.00 WIB sehari sebelumnya, korban tidak juga menjawab. Untuk memastikan kondisi Habiba, Rina mendatangi kos nomor sembilan yang dihuni korban.

 

BACA JUGA:

2 Mahasiswa Universitas Haluoleo Kendari Tewas dalam Demonstrasi Ricuh

Mahasiswi Fakultas Teknik UMI Makassar Tewas saat Diksar, Polisi Periksa 2 Saksi

 

Karena tidak ada jawaban, Rina melapor kepada RT setempat. Setelah pintu kos didobrak, warga menemukan korban sudah tak bernyawa di atas tempat tidur dengan kondisi mulut dan hidung mengeluarkan busa.

“Handphone-nya Biba ini berdering aja, WhatsApp-nya juga. Saya langsung lapor ke RT dan mereka mendobrak pintu kamar kosnya. Ternyata sudah meninggal dunia,” kata Rina.

Penemuan mayat Habiba selanjutnya dilaporkan kepada polisi. Petugas dari Polres Palangkaraya dan Polsek Pahandut segera ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil olah TKP, polisi menemukan beberapa obat, tisu dan air seni di kain sprei. Dugaan sementara, korban tewas akibat mengalami sakit jantung.

“Yang bersangkutan ada riwayat jantung. Pada saat kami temukan, ada buih keluar dari hidung dan mulutnya. Selain itu, kami menemukan air seni di sprei kasurnya. Untuk sementara kami menduga kematian korban karena penyakit jantung,” kata Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul Siregar.

Polisi selanjutnya mengevakuasi jenazah korban ke ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Palangkaraya untuk divisum. Polisi juga masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban dengan memintai keterangan dari sejumlah saksi.


Editor : Maria Christina