Mantan Bupati Katingan Ditahan Polda Kalteng Terkait Korupsi Rp35 M

Antara ยท Selasa, 09 Oktober 2018 - 14:51 WIB
Mantan Bupati Katingan Ditahan Polda Kalteng Terkait Korupsi Rp35 M

Bupati Katingan periode 2013-2017 Ahmad Yantenglie digiring anggota Ditreskrimsus Polda Kalteng saat akan dibawa ke kediamannya, Selasa (9/10/2018). (Foto: Antara)

PALANGKARAYA, iNews.id – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menahan Bupati Katingan periode 2013-2017 Ahmad Yantenglie. Dia diduga terkait dengan kasus dugaan korupsi atas kehilangan dana kas pemerintah daerah setempat sebesar Rp35 miliar.

Yantenglie ditahan sejak Senin (8/10/2018) sekitar pukul 21.00 WIB. Penahanan dilakukan setelah setelah Yantenglie ditetapkan sebagai tersangka dan dilanjutkan dengan pemeriksaan oleh penyidik Tindak Pidana Korupsi Polda Kalteng.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalteng AKBP Teguh Widodo mengatakan, penahanan Ahmad Yantenglie dilakukan karena semua tahapan pemberkasan tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan Yantenglie, hampir rampung.

BACA JUGA:

DPO Kasus Korupsi, Mantan Bupati Dharmasraya Diciduk di Bandara Soeta

Mantan Bupati Subang Imas Aryumningsih Divonis 6,5 Tahun Penjara

Korupsi Rp1,3 Miliar, Mantan Bupati Anambas Dijebloskan ke Rutan

Yangtenglie akan ditahan selama 20 hari, sembari menunggu tahapan berkas selesai. Setelah itu, Polda Kalteng akan menyerahkan penanganan Yangtenglie ke Kejaksaan Tinggi Kalsel.

“Penahanan ini dilakukan agar tersangka tidak menghilangkan sejumlah barang bukti dan tidak melarikan diri,” kata Teguh Widodo di Mapolda Kalteng, Palangkaraya, Selasa (9/10/2018).

Teguh menjelaskan, untuk merampungkan semua pendukung dokumen penyidikan perkara tersebut, sejumlah anggota Ditreskrimsus Polda Kalteng yang dipimpin Kasubdit Tipikor AKBP Devi Firmansyah melakukan penyisiran aset di sejumlah titik yang diduga hasil korupsi untuk diamankan sebagai barang bukti. Mengenai barang bukti yang nantinya disita petugas, Teguh belum bisa merincikan.

Namun, tidak menutup kemungkinan dari beberapa titik lokasi yang dilakukan penyisiran akan ada yang diamankan. Sebab, penyidik mendatangi beberapa lokasi itu sesuai dengan pengakuan Yantenglie. “Mengenai pasal berapa dan apa modus operandinya yang bersifat teknis, silakan tanyakan kepada penyidik,” ujarnya.

Sejumlah anggota Ditreskrimsus Polda setempat dengan menggunakan empat unit mobil berangkat dari Kota Palangkaraya menuju Kabupaten Katingan sekitar 09.00 WIB. Belum diketahui kapan sejumlah anggota yang melakukan penyitaan aset milik Yantenglie di Katingan kembali ke Palangkaraya.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti Polda Kalteng AKBP Gatot Dariadi menuturkan, Yantenglie dijebloskan ke ruang tahanan Mapolda setempat pada Senin (8/10/2018) sekitar pukul 21.00 WIB. Petugas tidak akan memberikan perlakuan khusus untuk yang bersangkutan saat berada di dalam rumah tahanan. “Dia tidur dalam satu blok ruang tahanan dengan jumlah delapan orang,” kata Gatot Dariadi.

Kasus ini membuat Yantenglie kembali menjadi sorotan. Beberapa waktu lalu, dia menjadi sorotan karena kasus dugaan kisah asmaranya dengan seorang perempuan yang masih berstatus istri orang lain.


Editor : Maria Christina