Ma'ruf Amin Sebut Insiden Penusukan Wiranto Bukti Paham Radikal Berkembang di Indonesia

Harikasidi · Sabtu, 12 Oktober 2019 - 20:11 WIB
Ma'ruf Amin Sebut Insiden Penusukan Wiranto Bukti Paham Radikal Berkembang di Indonesia

Wapres Terpilih Ma’ruf Amin saat acara tasyakuran dan silaturahmi lintas agama PBNU Wilayah NTB di Kampus Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) NTB Mataram, Sabtu (12/10/2019). (Foto: iNews/Harikasidi)

MATARAM, iNews.idWakil Presiden (Wapres) Terpilih, Ma’ruf Amin mengutuk aksi penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto pada Kamis lalu (10/10/2019) di Kabupaten Pandeglang, Banten. Insiden itu merupakan bukti nyata paham radikal berkembang di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Ma’ruf Amin saat menghadiri acara tasyakuran dan silaturahmi lintas agama yang diadakan Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kampus Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) NTB Mataram, Sabtu sore (12/10/2019).

Ma’ruf mengatakan, insiden yang dialami Wiranto merupakan tindakan radikalisme yang dapat mengganggu stabilitas keamanan bangsa. Paham radikal berkembang di tengah masyarakat karena ada pemahaman agama yang keliru dan menyimpang.

 

BACA JUGA:

Cerita Kapolsek Menes Ditusuk saat Kawal Wiranto, lalu Jalan ke Puskesmas Berlumuran Darah

Penusuk Wiranto Diduga Terafiliasi JAD

 

Dia mengajak seluruh elemen bangsa harus ikut terlibat untuk mencegah berkembangnya paham radikal di Indonesia.

“Perlu ada upaya melakukan kontraradikalisme maupun deradikalisasi supaya bangsa ini tetap hidup dalam keadaan yang rukun, damai, dan kemudian juga penuh dengan saling pengertian, tidak diwarnai dengan salah pengertian yang bisa menimbulkan ketegangan-ketegangan,” kata Ma’ruf Amin.

Ma’ruf Amin mengatakan, sejauh ini, NTB menjadi salah satu provinsi yang berhasil mencegah paham-paham radikal masuk. Hal ini tidak terlepas dari sinergitas pemerintah baik pusat dan daerah dan berbagai pihak.

“Insya Allah, mudah-mudahan, NTB masuk daerah yang berhasil menangkal gerakan-gerakan radikalisme,” kata Ma’ruf Amin.

Ma’ruf Amin meminta aparat keamanan bertindak tegas dengan mengusut tuntas kasus insiden penyerangan Menko Polhukam Wiranto sampai ke akar-akarnya.

Selain itu, dia juga menegaskan, dirinya bersama Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi presiden dan wakil presiden untuk semua rakyat Indonesia. Ma’aruf Amin.

Secara khusus dia menyampaikan, kendati pada Pemilu Presiden 2019 lalu pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin tidak unggul di wilayah NTB, dirinya berjanji akan memberikan perhatian lebih terhadap provinsi yang dikenal dengan julukan pulau seribu masjid ini.

Dalam kesempatan tasyakuran dan silaturahmi lintas agama yang diadakan PBNU Wilayah NTB, Ma’ruf Amin juga menandatangani prasasti pembangunan Kampus UNW NTB.


Editor : Maria Christina