Mayat Tanpa Tangan dan Kepala Ditemukan di Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting Kobar

Antara ยท Kamis, 07 November 2019 - 10:50 WIB
Mayat Tanpa Tangan dan Kepala Ditemukan di Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting Kobar

Ilustrasi penemuan mayat. (Foto: Okezone)

PANGKALAN BUN, iNews.id – Mayat tanpa tangan dan kepala ditemukan di sekitar kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng). Bagian perut dan dada mayat berjenis kelamin laki-laki itu dalam kondisi berlubang.

Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh nelayan yang melintas di sekitar perairan tersebut pada Rabu (6/11) sekitar pukul 11.00 WIB. Warga Desa Sei Kapitan Kecamatan Kumai itu kemudian memberitahukan kepada rekannya di darat. Selanjutnya mereka menginformasikan kepada petugas Pos TNI AL Kumai.

“Setelah kami mendapatkan informasi tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan Pol Air Polres Kobar dan KSOP Kumai,” kata Komandan Pos AL Kumai Letda Laut (P) MS Rio Kusuma di Pangkalan Bun, Kamis (7/11/2019).

 

BACA JUGA:

Penemuan Mayat Wanita Gegerkan Warga Kalianda, Diduga Korban Pemerkosaan

Jasad Dikubur di Bawah Musala, Psikiater Akan Periksa Kejiwaan Istri dan Anak Surono

 

Rio mengatakan, dua anggotanya kemudian ke lokasi dengan menggunakan speed boat atau kapal cepat didampingi si pemberi informasi dan dua warga lainnya. Tim sampai di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka kemudian kembali ke daratan pada pukul 20.00 WIB.

“Mereka langsung membawa mayat jenis kelamin laki-laki itu ke RSUD Sultan Imannudin Pangkalan Bun untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.

Salah seorang anggota TNI AL yang berangkat ke lokasi penemuan mayat Koptu Rudi Sugara mengatakan, mayat ditemukan mengapung di tepi perairan dengan posisi terlentang. 

“Kondisi mayat tanpa kepala dan kedua tangan. Bagian perut dan dada dalam kondisi berlubang. Yang tersisa hanya bagian badan dan kaki,” uajrnya.

Rudi mengatakan, informasi dari dua warga yang ikut ke lokasi penemuan mayat, mayat itu merupakan salah satu anggota keluarganya yang hilang melaut pada awal Oktober 2019 lalu. Pengakuan tersebut didasari atas tanda bekas jatuh dari motor di kaki mayat yang ditemukan.

Diketahui, pada awal Oktober 2019 lalu tiga nelayan bernama Irwansyah alias Dondoy (35), Sunarto alias Nato (35) dan Subanrio alias Iban (40) asal Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, dikabarkan hilang saat pergi melaut. Ketiganya dinyatakan hilang di sekitar perairan Tanjung Puting.


Editor : Maria Christina