Mobil Mercy Presiden Mogok saat Kunjungan ke Pontianak, Jokowi: Sudah 10 Kali

Antara, Faisal Abubakar ยท Kamis, 05 September 2019 - 21:08 WIB
Mobil Mercy Presiden Mogok saat Kunjungan ke Pontianak, Jokowi: Sudah 10 Kali

Mobil Mercy Presiden Jokowi mogok saat berada di Taman Digulis Untan tepatnya di Bundaran Tugu Untan Pontianak, Kamis (5/9/2019). (Foto: iNews.id/Faisal Abubakar)

PONTIANAK, iNews.id – Insiden kecil mewarnai kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

Mobil yang ditumpangi presiden terpilih itu tiba-tiba mogok saat berada di Taman Digulis Untan tepatnya di Bundaran Tugu Untan Pontianak, Kamis (5/9/2019).

Terlihat petugas berusaha memperbaiki mobil yang mogok saat terparkir di Bundaran Tugu Digulis Untan Pontianak. Namun mobil milik orang nomor satu di Indonesia itu tak kunjung hidup.

Jokowi mengatakan, peristiwa mobil mogok sudah menjadi hal biasa dalam kunjungan kerjanya, bahkan dirinya mengaku sudah lebih dari sepuluh kali mobil tersebut mogok. “Biasa saja. Sudah lebih dari 10 kali mogok,” katanya.

BACA JUGA:

Kunjungan Jokowi ke Kalbar Disambut Kabut Asap, BMKG Deteksi 935 Titik Panas

Jokowi ke Pontianak, Serahkan Sertifikat Tanah pada Warga dan ke Mako Lantamal

Jokowi kemudian menggunakan mobil cadangan Toyota Alphard untuk kembali melanjutkan kunjungan kerjanya untuk memberikan ribuan sertifikat tanah ke masyarakat di Pontianak.

Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta masyarakat yang ada di Kalimantan Barat bisa menjaga lahannya masing-masing agar tidak terbakar, apalagi dibakar dengan sengaja.

"Ini saya sampaikan kepada masyarakat penerima sertifikat lahan, baik program PTSL, program Redistribusi atau program TORA untuk bisa menjaga lahannya dan jangan sampai dibakar karena dampaknya jelas tidak baik bagi kita semua," kata Jokowi.

Menurutnya, sebagai Presiden dirinya sudah meminta kepada setiap kepala daerah, Kapolri dan Panglima TNI untuk bisa bekerja ekstra untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah di Indonesia.

Jokowi juga sudah meminta kepada kementerian terkait untuk menindak tegas perusahaan yang kedapatan membakar lahan.

"Tadi saya diberitahu Pak Gubernur Kalbar bahwa ada 97 perusahaan di Kalbar yang membakar lahan dan saya minta ini untuk ditindak tegas karena dari 97 perusahaan itu, 19 di antaranya lahannya sudah disegel dan ini merupakan tindakan tegas kita untuk mencegah kembali terjadi kebakaran hutan dan lahan," ujarrnya.


Editor : Kastolani Marzuki