Panglima TNI Minta Santri Tidak Mudah Terprovokasi Hoaks

Andi Mohammad Ikhbal ยท Kamis, 28 Maret 2019 - 14:41 WIB
Panglima TNI Minta Santri Tidak Mudah Terprovokasi Hoaks

Panglima TNI dalam acara doa bersama dengan masyarakat Banten. (Foto: Istimewa).

CILEGON, iNews.id - Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menghimbau agar masyarakat dan para santri tetap memperat persatuan dan kesatuan untuk menjaga keutuhan NKRI.

Hal ini disampaikannya dalam acara Doa Bersama Panglima TNI dengan masyarakat Banten di Eco Park PT. Indonesia Power, Suralaya Cilegon, Provinsi Banten, Rabu malam (27/3/2019).

Panglima juga berpesan agar masyarakat serta para santri menyikapi era digital secara bijak. Revolusi Industri 4.0 memiliki dampak positif dan negatif. Selain membantu meringankan beban pekerjaan manusia, kemajuan teknologi juga menjadi pemicu munculnya hoaks.

BACA JUGA: Mengaku TNI, Buruh Pabrik di Lampung Bawa Kabur Motor Orang

"Dengan perkembangan Revolusi Industri 4.0 ini, jangan lagi mudah terprovokasi oleh berita-berita hoaks," kata Hadi di sela acara tersebut.

Justru dalam menghadapi kemajuan ini, masyarakat dan para santri dapat mempererat persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa, demi keutuhan NKRI.

"Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya para santri di seluruh ponpes Banten tidak mengujarkan kebencian," kata dia.

BACA JUGA: Penembakan KKB selama Maret, 3 Prajurit TNI dan 3 Brimob Polri Gugur

Pada 2045 mendatang, bangsa Indonesia akan punya kekuatan ekonomi terbesar keempat di dunia. Untuk menyiapkan hal ini, generasi muda diminta tidak hanya berdiam diri, tapi terus belajar. Begitu juga para santri yang merupakan SDM yang sudah disiapkan untuk unggul.

"Persyaratan menghadapi Indonesia emas 2045 adalah menyiapkan SDM generasi muda yang unggul, sehingga menghasilkan produktivitas, didukung teknologi tinggi," ujarnya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal