Panglima TNI Silaturahmi dengan 2.000 Tokoh Lintas Agama se-Riau

Donald Karouw ยท Kamis, 14 Maret 2019 - 12:39 WIB
Panglima TNI Silaturahmi dengan 2.000 Tokoh Lintas Agama se-Riau

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan sambutan saat acara silaturahmi dengan sekitar 2.000 tokoh lintas agama se-Provinsi Riau, di Pekanbaru, Rabu malam (13/3/2019). (Foto: IST)

PEKANBARU, iNews.id – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bersilaturahmi dengan sekitar 2.000 tokoh lintas agama se-Provinsi Riau, di Sentral Komersial Arenka, Jalan Soekarno-Hatta, Pekanbaru, Rabu malam (13/3/2019).

Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan sangat berbahagia karena dapat bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat di Pekanbaru dan Provinsi Riau. Menurut dia, tokoh masyarakat memegang peranan yang sangat penting dalam menjaga serta merawat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

”Salah satu langkah menjaga negara itu dengan memperbanyak silaturahmi. Kita akan terus mempererat silaturahim dengan berbagai kunjungan bersama Kapolri kepada para tokoh lintas agama untuk menjaga ukhuwah islamiah dan keutuhan NKRI,” kata Panglima TNI.

BACA JUGA:

Panglima TNI dan Kapolri Bertemu Ulama dan Tokoh Lintasagama Sumut

Panglima Hadi Tjahjanto Buka-bukaan Penyebab Gesekan TNI-Polri

Panglima TNI menegaskan, persatuan dan kesatuan seluruh komponen bangsa sangat penting. Hanya dengan persatuan dengan kesatuan yang kokoh, Indonesia akan menjadi bangsa yang besar dan maju. “Itu semua sudah kita buktikan, mulai dari kemerdekaan 1945 kita tetap utuh dan kita jaga NKRI hingga titik darah penghabisan,” ujarnya.

Selain melaksanakan silaturahmi dengan tokoh lintas agama, Panglima TNI dan Kapolri juga meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang ada di wilayah Riau. Dia pun mengaku bersyukur karena selama kunjungannya di Pekanbaru tidak terdapat titik api karhutla.

“Saya merasa bangga dan gembira ketika menemui prajurit TNI-Polri dan seluruh komponen bangsa yang bahu-membahu untuk memadamkan api. Dalam tugas tidak ada yang bertanya apa agamamu, sukumu apa, karena kita semua bertanggung jawab untuk memadamkan api,” katanya.


Editor : Maria Christina