Pembunuhan di Bengkulu, Ayah Korban: Saya Bermimpi Peluk 3 Mayat

Antara ยท Senin, 14 Januari 2019 - 20:26 WIB
Pembunuhan di Bengkulu, Ayah Korban: Saya Bermimpi Peluk 3 Mayat

Korban pembunuhan satu keluarga saat dimakamkan di pemakaman umum Simpang Suban Air Panas, Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur, Bengkulu. (Foto: iNews.id/Decky Yuza)

REJANG LEBONG, iNews.id - Pembunuhan satu keluarga di RT08, Simpang Suban Air Panas, Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur, Bengkulu menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Mereka harus kehilangan tiga anggota keluarga tercinta masing-masing Hasnatul Laili (ibu) dan dua putrinya, Melan Miranda (16) dan Chyka Ramadani (10).

Mereka dibunuh Jamhari Muslim yang tak lain mantan suami. Pelaku kini sudah ditangkap polisi dalam pelariannya di Kabupaten Bengkulu Selatan.

Ayah korban, Suwardi mengaku sangat terpukul atas pembunuhan yang menimpa anak dan kedua cucunya. Terlebih, pembunuhan itu dilakukan secara sadis.

Suwardi juga mengaku tidak menyangka anak dan kedua cucunya akan menjadi korban pembunuhan keji. Sepekan sebelum kejadian, Suwardi sempat bermimpi "mengeloni" atau memeluk tiga mayat. Namun mimpi itu tidak dihiraukan karena yakin itu merupakan rezeki dan terus bekerja di kebun layaknya hari hari biasanya.

Terkait kejadian itu, Suwardi meminta polisi untuk menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku."Kalau berdasarkan permintaan keluarga kami, pelakunya dihukum seberat-beratnya, kita minta dengan polisi untuk menjatuhkan hukuman yang berat, karena sudah menghabisi anak dan cucu saya," ujar Suwardi, orang tua Hasnatul Laili saat ditemui di rumahnya di RT09 RW03 No. 78, Simpang Suban, Senin (14/1/2019).

BACA JUGA:

Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Sekeluarga di Bengkulu Dihukum Berat

Terduga Pelaku Pembunuhan 1 Keluarga di Bengkulu Terancam Hukuman Mati

Terduga Pembunuh 1 Keluarga di Bengkulu Pernah Ditolak Minta Rujuk

Kasus pembunuhan satu keluarga ini dialami Hasnatul Laili alias Lili (35) yang kesehariannya sebagai pedagang pisang, dan dua anaknya Melan Miranda (16), pelajar kelas X Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) Curup dan Chyka Ramadani (10) yang baru duduk di kelas III SD, yang tinggal di RT08, Simpang Suban Air Panas, Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur.

Ketiganya ditemukan meninggal dunia pada Sabtu sore (12/1) sekitar pukul 16.30 WIB, kasusnya diketahui setelah keluarga korban melakukan pencarian karena korban seharian tidak keluar rumah padahal aktivitas kesehariannya adalah berdagang buah pisang.


Editor : Kastolani Marzuki