Pemkot Manado Raih 21 Penghargaan dari Pemerintah dan Swasta

Subhan Sabu ยท Kamis, 03 Januari 2019 - 02:18 WIB
Pemkot Manado Raih 21 Penghargaan dari Pemerintah dan Swasta

Kota Manado, Sulawesi Utara dinobatkan sebagai kota paling toleran di Indonesia. (Foto: Dok.iNews.id)

MANADO, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Sulawesi Utara sepanjang 2018 mendapat 21 penghargaan dari pemerintah dan pihak swasta. Banyaknya penghargaan yang diterima itu bukti pelayanan publik yang prima dari pemkot kepada masyarakat.

Penghargaan tersebut di antaranya, Penghargaan SAKIP dari Menteri PAN/RB, Penghargaan Kota Paling Toleran dari CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Opini WTP Atas LKPD 2017, Best Emergency Call Center di Kawasan Asia Pacific dari Contact World di Oakwood Premier Cozmo Jakarta, Best Emergency Call Center di Kawasan Asia Pacific dari Contact Center World di Macau, China, Penghargaan Yokatta Wonderfull Indonesia Tourism Award 2018, Kota Layak Anak 2018, dan Platinum Indonesia Award 2018 oleh Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo.

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut mengatakan, penghargaan yang diterima Pemkot Mando sepanjang 2018 melebihi target yang ditetapkan sebelumnya yakni, 18 penghargaan. “Pada 2017 lalu, ada 17 penghargaan yang diterima pemkot dari pemerintah pusat sebagai respons dari apa yang dilakukan oleh Pemkot Manado. Tahun 2018 ada 21 penghargaan, ketambahan tiga dari target 18 penghargaan yang ditetapkan pada waktu lalu,” papar Vicky Lumentut, Rabu (2/1/2019).

Dia menjelaskan, program-program yang telah dikerjakan relatif berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Baik itu program yang bersifat penerimaan maupun pengeluaran sesuai dengan buku kerja (APBD 2018.

BACA JUGA:

Manado Jadi Tuan Rumah IOPC 2018, 75 Atlet Terjun Payung Bersaing

Manado Resmi Dicanangkan sebagai Kota Doa untuk Seluruh Umat Beragama

Ke depan, menurut Lumentut, masih ada hal-hal yang perlu dibenahi untuk dilanjutkan pada tahun 2019, baik layanan dasar kesehatan, pendidikan, pasar dan infrastruktur seperti jalan, trotoar dan drainase. “Khusus infrastruktur baik pengerjaan jalan dan drainase akan jadi salah satu prioritas dan dilakukan bertahap,” ucapnya.

Selain itu, dana duka, dana pendidikan, revitalisasi dan perbaikan pasar, bantuan kesehatan baik itu BPJS seluruh masyarakat akan di-cover, insentif bagi tokoh agama dan guru PAUD akan dinaikkan tahun depan. “Bantuan lansia, serta program-program lain yang pasti bersentuhan langsung dengan masyarakat dan untuk kepentingan masyarakat, semuanya akan dilanjutkan dan ditata pada tahun 2019,” tandasnya.

 

 


Editor : Kastolani Marzuki