Penambang Emas Asal China Tewas di Tambang Ilangata Gorontalo Utara

Antara ยท Senin, 13 Mei 2019 - 09:32 WIB
Penambang Emas Asal China Tewas di Tambang Ilangata Gorontalo Utara

Suasana evakuasi penambang di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara pada Februari 2019 silam. (Foto: dok iNews)

GORONTALO, iNews.id – Seorang penambang emas asal China, Yang Hechuan (30), tewas dalam lubang tambang Ilangata yang berlokasi di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Minggu (12/5/2019) pukul 20.00 Wita. Dia diduga terjatuh bersama seorang rekannya Muslim Blonkot (29), yang kondisinya kini masih kritis.

Informasi yang diperoleh, korban merupakan warga negara asing (WNA) yang selama ini tinggal di Desa Ilangata, Kecamatan Anggrek, Gorontalo Utara. Saat kejadian, dia bersama rekannya sedang berada di kedalaman 20 meter dalam lubang tambang. Mereka ditengarai mengalami kekurangan oksigen dan terjatuh.

Saksi Yulianti Amir (30) mengatakan, awalnya menerima kabar keduanya terjatuh ke dalam lubang di tambang emas Ilangata. Kemudian dibantu warga dan pihak keluarga, berupaya mengevakuasi mereka dari dalam lubang.

Kedua korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Anggrek. Lalu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zainal Umar Siddiki, Senin (13/5/2019) pukul 00.45 Wita.

BACA JUGA: Longsor Tambang Emas di Bolmong, Jumlah Korban Meninggal 27 Orang

"Satu korban saat tiba di rumah sakit sudah dalam kondisi meninggal dunia dan seorang lagi kritis," ujar tim dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Gorontalo Utara dr Angga Wijaya.

Dia mengatakan, belum dapat menyimpulkan penyebab kematiannya. Termasuk yang menyebabkan seorang penambang lainnya dalam kondisi kritis.

Setelah ditangani pihaknya, korban kritis kembali dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Aloe Saboe Kota Gorontalo untuk penanganan lebih lanjut. Begitu pun dengan korban meninggal yang turut dibawa dan akan dititipkan di kamar jenazah RS Aloe Saboe untuk menunggu penjemputan pihak keluarga.


Editor : Donald Karouw