Hari Ke-4, Pencarian 3 WNA China di Perairan Pulau Sangiang Belum Membuahkan Hasil

Antara, Rasyid Ridho ยท Rabu, 06 November 2019 - 21:15 WIB
Hari Ke-4, Pencarian 3 WNA China di Perairan Pulau Sangiang Belum Membuahkan Hasil

Proses pencarian tim SAR. (Foto: Dok iNews).

SERANG, iNews.id - Tim SAR gabungan masih mencari tiga warga negara asing (WNA) asal China yang dilaporkan hilang di perairan Pulau Sangiang, Kabupaten Serang, Banten, sejak Minggu (3/11/2019) lalu. Perwakilan pihak keluarga korban turut hadir memantau proses pencarian tersebut.

Pihak keluarga korban memonitor pencarian tim SAR di Dermaga II Pelabuhan Penyeberangan Merak di Cilegon, Rabu (6/11/2019). Mereka hadir bersama dengan Wakapolda Banten Brigjen Pol Tomex Korniawan.

Dirpolairud Polda Banten, Kombes Pol Nunung Syaifuddin mengatakan, Wakapolda tiba di Posko untuk melakukan peninjauan dan pengecekan perkembangan upaya pencarian di hari keempat ini.

BACA JUGA: 3 WNA China yang Hilang di Perairan Pulau Sangiang Merupakan Penyelam Profesional

"Dalam pengecekan ini Wakapolda Banten juga memberikan arahan dan motivasi kepada personel yang terlibat dalam pencarian WNA Tiongkok yang masih hilang," kata Nunung kepada wartawan di Posko SAR, Rabu (6/11/2019).

Dia juga mengingatkan agar tim penyelam tetap menggunakan perlengkapan sesuai SOP, dan selalu mengutamakan keselamatan diri. Personel juga diminta mengecek alat Hyperbaric Chamber Mobile milik TNI AL yang dipakai saat menyelam untuk memulihkan penyakit dekompresi.

Brigjen Pol Tomex juga ikut mendoakan agar seluruh tim penyelam di berikan kekuatan, kesabaran dan kesehatan serta keberhasilan dalam upaya penyelamatan korban tenggelam ini.

BACA JUGA: 3 WNA China Hilang Terseret Arus saat Menyelam di Perairan Pulau Sangiang Serang

"Dia juga meminta masyarakat dapat mendoakan agar tim segera menemukan ketiga korban," ujar dia.

Sebelumnya, tiga WNA asal China hilang saat menyelam di Perairan Pulau Sangiang, Kabupaten Serang, Minggu (3/11/2019). Ketiganya diduga tenggelam terseret arus. Sementara empat rekan mereka selamat.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal