Pengedar Sabu-Sabu di Baubau Dibekuk Polisi Sebelum Bertransaksi di Pelabuhan

Andhy Eba ยท Minggu, 20 Oktober 2019 - 18:19 WIB
Pengedar Sabu-Sabu di Baubau Dibekuk Polisi Sebelum Bertransaksi di Pelabuhan

Barang bukti sabu-sabu yang disita BNN Kota Baubau Sultra dari tangan seorang Kurir. (Foto: iNews.id/Andhy Eba).

BAUBAU, iNews.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Baubau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) menangkap satu orang kurir sabu-sabu asal Kota Kendari di Pelabuhan Murhum, Kota Baubau. Dari tangan pelaku, BNN berhasil mengamankan 103 paket sabu seberat 58,45 gram yang disembunyikan dalam celana dalam pelaku.

Penangkapan pengedar narkoba bernama Lulung ini merupakan hasil kerja sama BNN dengan Unit Pelabuhan Murhum Kota Baubau. Pelaku ditangkap begitu turun dari kapal, Kamis (17/10/2019).

Dalam sebuah video penangkapan pelaku, terlihat beberapa petugas berpakaian preman berhasil menangkap pelaku lantas menggeledah tubuhnya. Dari celana dalamnya, pelaku mengeluarkan sebuah bungkusan hitam yang setelah dibukan berisi sabu-sabu.

BACA JUGA: Kurir Narkoba Profesional Dibekuk di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, 3 Kali Berhasil Kirim Sabu

Saat ditanya petugas apa isi barang tersebut, dia mengaku tidak tahu dan hanya disuruh mengantarkannya kepada seseorang.

Menurut Kasi Pemberantasan BNN Kota Baubau, AKP Anwar, penangkapan pelaku bermula dari laporan masyarakat tentang akan adanya transaksi sabu-sabu di Pelabuhan Murhum.

“Pelaku ini membungkus sabu-sabu dalam dua buah kantong yang disolasi dan dibungkus sedemikan rupa dan disimpan di selangkangan,” kata Anwar dalam konferensi pers di Baubau.

BACA JUGA: Tim Gabungan BNNK Batang Gagalkan Pengiriman 6,3 Kg Ganja di Tol Batang-Semarang

Lulung yang merupakan warga asli Kota Kendari ini berprofesi sebagai supir angkutan kota. Rencananya, pelaku akan mengantarkan paket sabu-sabu yang transaksinya berlangsung di pelabuhan.

Selain sebagai kurir, pelaku juga pengguna aktif sabu-sabu. Fakta ini terungkap setelah hasil tes urine pelaku dinyatakan positif.

Saat ini pelaku bersama barang bukti sabu-sabu serta beberapa barang bukti lainnya masih diamanakan di kantor BNN Kota Baubau untuk proses pengembangan lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 114 ayat dua (2) subs pasal 112 ayat dua (2) dan pasal 127 ayat satu (1) huruf a Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.


Editor : Umaya Khusniah