Perkosa Gadis 15 Tahun Hingga Tewas, Pelaku Dilumpuhkan Polisi

Ismail Marzuki ยท Senin, 31 Desember 2018 - 15:06 WIB
Perkosa Gadis 15 Tahun Hingga Tewas, Pelaku Dilumpuhkan Polisi

Para tersangka pelaku pemerkosaan terhadap gadis 15 tahun sampai tewas. (Foto: iNews/Marzuki).

LOMBOK TIMUR, iNews.id - Aparat kepolisian berhasil menangkap tiga orang tersangka pelaku pemerkosaan gadis 15 tahun hingga tewas. Mereka terpaksa dilumpuhkan karena disebut hendak melarikan diri ketiga diringkus petugas.

Identitas ketiganya yakni WAN (34), warga Lombok Tengah, BUL (23) warga Bagik Payung, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, dan PEN (35) warga Dasan Gerung, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur.

Aparat dari Polres Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dibantu anggota Polsek Suralaga meringkus ketiganya pada Minggu (30/12/2018). Namun, masih ada satu tersangka utama S (pacar korban) yang kini masih dalam pencarian polisi atau buron.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Bagus Winarta mengatakan, pemerkosaan terjadi pada Sabtu (29/12/2018) subuh. Tersangka S mula-mula mengajak korban untuk menonton acara musabaqah.

BACA JUGA: Pemerkosaan Anak Perempuan oleh Ayahnya Terungkap dari Surat Anonim

Namun, usai acara tersangka meminta korban menemaninya menanggak minuman keras (miras). Di sana ada tersangka lainnya, yakni WAN, BUL dan PEN. Korban pun dicekoki miras oleh para tersangka ini.

"Dalam kondisi mabuk, tersangka S meminta korban melayani nafsunya. Dia bahkan mengajak ketiga temannya untuk menggagahi pacarnya tersebut," ujar dia.

Pemerkosaan itu terjadi di sebuah kebun, di Dusun Sukamulia Pradia, Desa Bagik Payung Timur, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur.

Mirisnya, mereka melakukan aksi ini bukan hanya satu kali saja. Setelah diperkosa di kebun, korban berboncengan motor dengan WAN. Namun, karena merasa takut, dia pun lompat dari motor tersebut, sehingga kepalanya terbentur ke jalan, dan tak sadarkan diri.

Bukannya membawa korban ke puskesmas atau rumah sakit, tersangka S mengangkut korban dengan kondisi luka di bagian kepalanya itu ke motornya, berbonceng tiga dengan PEN. Di tengah jalan, motor berhenti, korban pun diperkosa untuk kedua kalinya oleh S dan PEN.

Setelah puas melampiaskan nafsunya, tersangka S dan PEN kemudian membawa korban kepada WAN dan BUL yang sudah menunggu mereka di sebuah gudang kawasan Lendang, Desa Sukarna, Kecamatan Aikal, Kabupaten Lombok Timur.

BACA JUGA: Gadis Penyandang Disabilitas di Pamekasan Jadi Korban Pemerkosaan

Lagi-lagi, korban mendapat perlakuan bejat dari WAN dan BUL. Keduanya kembali menyetubuhi S yang kondisinya semakin lemah. Usai itu, korban baru dibawa ke puskesmas, namun sayang dia lebih dulu tewas ketika dalam perjalanan.

"Sampai luka robek juga di leher akibat perlakuan (pemerkosaan) para tersangka. Mereka memakai syal yang diduga untuk mencekik korban," kata Kapolres Bagus.

Hingga kini polisi masih mendalami kasus tersebut terkait adanya tersangka lain dalam pemerkosaan hingga tewas terhadap remaja yang duduk di bangku SMP tersebut.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal