Persiapan Pelantikan Presiden, Polisi: Tidak Ada Gerakan Massa dari Lebak Menuju Jakarta

Antara ยท Minggu, 20 Oktober 2019 - 10:40 WIB
Persiapan Pelantikan Presiden, Polisi: Tidak Ada Gerakan Massa dari Lebak Menuju Jakarta

Pengamanan polisi jelang pelantikan Presiden. (Foto: Dok iNews).

LEBAK, iNews.id - Polres Lebak tidak menemukan adanya gerakan massa yang hendak pergi ke Jakarta untuk bergabung dalam aksi unjuk rasa saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin. Hingga saat ini, situasi di daerah tersebut relatif kondusif.

Satbinmas Polres Lebak, AKP Ahmad Berliandi mengatakan, pemantauan dilakukan salah satunya di Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. Polisi yang berjaga di sana tidak mendapati adanya pergerakan massa menuju ke Jakarta.

"Kita sejak pukul 03.30 WIB hingga pagi pukul 08.00 WIB tidak ada gerakan massa ke Jakarta," kata Ahmad Berliandi saat ditemui di Stasiun Kereta Api Rangkasbitung, Minggu (20/10/2019).

BACA JUGA: Dukung Pelantikan Jokowi, Warga Jombang Mengarak Bendera Merah Putih Sepanjang 50 Meter

Selama ini, kondisi Stasiun Rangkasbitung relatif aman dan kondusif menjelang pelantikan Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin. Menurut dia, polisi bersiaga penuh untuk pengamanan di Stasiun Rangkasbitung dengan melibatkan 17 personel dan tiga di antaranya berpakaian preman.

"Kami tetap mengedepankan persuasif agar warga Lebak tidak ikut-ikutan untuk bergabung melakukan aksi unjuk rasa pada pelantikan Jokowi-Mma'ruf sebagai presiden dan wakil presiden," katanya.

BACA JUGA: Antisipasi Pergerakan Massa ke Jakarta, Polres Sukabumi Patroli di Wilayah Perbatasan

Sementara itu, Wakapolres Lebak Kompol Wendy Andrianto mengatakan pihaknya menyebar petugas pengamanan di Stasiun Rangkasbitung, Citeras dan Maja. Pengamanan itu melibatkan sebanyak 300 personel juga dibantu TNI. Selain itu, diadakan patroli dengan razia lalu lintas.

"Kami mengapresiasi pengamanan di Lebak cukup kondusif dan tidak ada gerakan massa yang hendak pergi ke Jakarta," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal