Polwan Polda Sultra Berikan Trauma Healing bagi Anak Korban Gempa Palu

Mukhtaruddin ยท Senin, 08 Oktober 2018 - 13:24 WIB
Polwan Polda Sultra Berikan Trauma Healing bagi Anak Korban Gempa Palu

Polwan Polda Sulbar saat memberikan pelajaran dan edukasi untuk trauma healing korban gempa. (Foto: iNews/Mukhtaruddin)

PALU, iNews.id – Tak hanya membantu mengerahkan pasukan untuk pengamanan, Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) juga mengirimkan personil polwan untuk membantu penanganan psikis korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng). Mereka memiliki tugas untuk membantu pemulihan trauma khususnya bagi anak-anak di Kabupaten Sigi.

Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhart mengatakan, kegiatan pemulihan trauma itu dilaksanakan di sejumlah posko darurat di pengungsian korban gempa Palu, khususnya bagi anak-anak yang berasal dari daerah Kabupaten Sigi. Personel yang dikirimkan sejumlah lima polwan.

“Mereka memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dan memberikan konseling,” ujarnya, Senin (8/10/2018).

BACA JUGA: Pemprov Sulteng Akan Tanya Warga Sebelum Hentikan Pencarian Korban

Dia menjelaskan, para polwan ini memiliki kemampuan khusus sebagai konseling dan bertugas memulihkan trauma anak-anak korban bencana di pengungsian. “Kami mengharapkan dengan adanya bantuan polwan untuk trauma healing ini, para koban bencana terbantu psikisnya,” kata Harry.


Dalam menjalan tugasnya, kelima polwan ini mengajak anak-anak bermain dengan pola edukasi serta menghibur. Melalui program pemulihan trauma, korban bencana baik orang tua dan terutama anak-anak bisa tetap semangat menjalani aktivitasnya.

Diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal bencana gempa dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulteng, mencapai 1.763 jiwa hingga Minggu (7/10/2018).

Korban meninggal terbanyak ada di Kota Palu 1.519 orang, Donggala 159 orang, Sigi 69 orang, Parigi Moutong 15 orang, dan Pasangkayu, Sulawesi Barat 1 orang.

Dari jumlah itu, 1.755 jenazah telah dimakamkan di sejumlah TPU. Di Palu, pemakaman massal di TPU Paboya sebanyak 753 jenazah dan TPU Pantoloan sebanyak 35 jenazah, dan pemakaman keluarga 923 jenazah. Untuk di Donggala sebanyak 35 jenazah, Biromaru sebanyak 8 jenazah, Pasangkayu 1 jenazah.


Editor : Donald Karouw