Presiden Jokowi Ingatkan Penggunaan Dana PKH Diprioritaskan untuk Anak

Antara ยท Kamis, 14 Maret 2019 - 15:33 WIB
Presiden Jokowi Ingatkan Penggunaan Dana PKH Diprioritaskan untuk Anak

Presiden Joko Widodo saat tiba di Bandara Depati Amir, Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (14/3/2019). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

PANGKAL PINANG, iNews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan warga agar pemanfaatan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diprioritaskan untuk anak.

”Perlu saya ingatkan lagi Program Keluarga Harapan, PKH ini diberikan untuk hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan dan juga kesehatan, gizi,” kata Presiden pada acara sosialisasi kedua program bantuan tersebut di Auditorium STMIK Atma Luhur, Kecamatan Gabek, Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Dana PKH dapat digunakan untuk membeli barang-barang keperluan sekolah anak, bukan untuk hal-hal yang konsumtif. Kalau ada penerima PKH yang menyalahgunakan bantuan dana, maka kartu bantuannya akan dicabut.

BACA JUGA:

Bupati Kendal Kesal Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bantuan PKH

Menperin: PKH dan BPNT Sukses Tekan Angka Kemiskinan RI

Presiden juga menjelaskan, pemerintah menjalankan program tersebut untuk mencegah kekurangan gizi dan stunting, masalah gizi kronis. Kekurangan asupan gizi dalam jangka panjang mengakibatkan gangguan pertumbuhan anak sehingga anak bertubuh kerdil.

“Jadi kita tidak ingin anak-anak kita ini kurang gizi, anak-anak kita ini stunting. Enggak boleh. Anak-anak kita harus kita beri gizi sebanyak-banyaknya agar sehat, agar pintar, agar cerdas, agar bisa sekolah,” katanya.

Di Pangkal Pinang, Presiden juga meninjau langsung proses pengambilan bantuan di agen bank maupun di ATM Mobil. Jokowi juga meninjau usaha rumahan yang dilakukan oleh para penerima bantuan.

Menurut keterangan Kementerian Sosial, 1.200 orang yang terdiri atas 72 ketua kelompok PKH, 928 Keluarga Penerima Manfaat PKH dari tujuh kecamatan, 200 SDM PKH dan BPNT, serta para pemangku kepentingan terkait hadir dalam acara itu.

Bantuan sosial tahap I untuk Provinsi Babel tahun 2019 nilainya Rp33,93 miliar. Rinciannya Rp29,15 miliar untuk 22.221 keluarga penerima manfaat PKH dan Rp4,78 miliar untuk 43.458 keluarga penerima BPNT.

Sementara bantuan sosial tahap I untuk Kota Pangkal Pinang tahun 2019 mencapai Rp4,49 miliar untuk 3.475 keluarga penerima manfaat PKH dan Rp624,69 juta untuk 5.679 keluarga penerima BNPT.

Penerima PKH terbanyak ada di Kabupaten Bangka sebanyak 4.992 keluarga. Sementara penerima BPNT paling banyak ada di Kabupaten Bangka sebanyak 10.652 keluarga.


Editor : Maria Christina