Presiden Jokowi Minta Gubernur dan Wagub Riau Cegah Kebakaran Hutan

Antara ยท Rabu, 20 Februari 2019 - 15:41 WIB
Presiden Jokowi Minta Gubernur dan Wagub Riau Cegah Kebakaran Hutan

Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla berjabat tangan dengan Gubernur Riau Syamsuar (kiri) dan Wakil Gubernur Riau Edi Natar Nasution di Istana Negara, Jakarta (20/2/2019). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

JAKARTA, iNews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Riau periode 2019-2024, Syamsuar-Edy Natar Nasution di Istana Negara Jakarta, Rabu (20/1/2019). Usai pelantikan, Jokowi berpesan kepada keduanya segera melakukan berbagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah itu.

“Tentunya ada pesan dari presiden karena presiden punya perhatian sangat besar terhadap kebakaran hutan dan lahan,” kata Syamsuar usai pelantikan di Istana Negara Jakarta, Rabu (20/1/2019).

Syamsuar mengatakan, Riau berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Karena itu, jika terjadi karhutla, negara itu akan mengajukan protes. “Kita ingin menjaga marwah negeri ini agar di masa mendatang tidak ada lagi karhutla,” ujarnya.

BACA JUGA:

Presiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wagub Riau di Istana Negara

Cuaca Panas, Kebakaran di Riau Meluas hingga 841 Hektare

Dia menyebutkan, bencana karhutla yang menimbulkan asap juga akan mengganggu kegiatan anak sekolah dan kesehatan dan kehidupan semua warga. Karhutla juga mengganggu penerbangan. “Karena itu, kami harapkan ini tidak terjadi lagi,” katanya.

Syamsuar dan Edy Natar Nasution resmi menjabat Gubernur dan Wagub Riau periode 2019 hingga 2024, setelah dilantik di Istana Negara Jakarta. Keduanya menempati jabatan itu berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 20/P Tahun 2019 tentang Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Masa Jabatan Tahun 2019-2024.

Syamsuar menegaskan pencegahan kebakaran hutan menjadi prioritas sehingga pihaknya akan segera melakukan sosialisasi pencegahan karhutla. Apalagi saat ini, Riau juga sudah mengalami beberapa kali musim kering.  Dalam beberapa waktu terakhir ada beberapa titik api di Riau, namun pemerintah daerah masih bisa mengatasinya.

Dia menegaskan, segera turun ke semua kabupaten dan kota untuk memastikan tidak terjadi lagi karhutla yang mengganggu kehidupan masyarakat. Forkopimda dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga dilibatkan.


Editor : Maria Christina