Presiden Jokowi Resmikan Bandara Depati Amir dan KEK Babel

Antara ยท Kamis, 14 Maret 2019 - 11:58 WIB
Presiden Jokowi Resmikan Bandara Depati Amir dan KEK Babel

Presiden Joko Widodo melihat maket saat meninjau pengembangan terminal Bandara Depati Amir usai peresmian bandara dan KEK Tanjung Kelayang di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (14/3/2019).(ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

PANGKAL PINANG, iNews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bandara Depati Amir, Kota Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), Kamis (14/3/2019). Pengoperasian bandara itu diharapkan meningkatkan perekonomian daerah melalui sektor pariwisata.

“Bandara Depati Amir di Provinsi Bangka Belitung ini kalau kita lihat sudah sangat representatif untuk sekarang,” kata Presiden Jokowi usai peresmian terminal baru Bandara Depati Amir, di Pangkal Pinang, Babel.

Dalam acara di ruang check in bandara itu, Presiden menandatangani dua prasasti peresmian, yakni peresmian bandara dan peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Provinsi Babel.


BACA JUGA: Presiden Jokowi Kunjungan Kerja ke Provinsi Babel


Presiden Jokowi menjelaskan, sayap kanan terminal akan dibangun sehingga dapat menampung tiga juta penumpang yang ditargetkan selesai pada 2020. Presiden juga mengarahkan untuk membangun sayap kiri terminal itu agar memiliki kapasitas lima juta penumpang.

“Kita harus mendahului pertumbuhan penumpang yang tumbuh sangat baik di Provinsi Bangka Belitung ini. Kita harapkan dengan kesiapan sarana terminal di Bandara Depati Amir ini, wisatawan akan semakin banyak,” ujarnya.

Bandara Depati Amir memiliki landasan sepanjang 2.600 meter. Pada 2017, jumlah penumpang pesawat melalui bandara itu sebanyak 2,98 juta orang per tahun.

Apron bandara yang sebelumnya hanya dapat menampung empat pesawat Boeing 737 atau Airbus A320, saat ini dapat ditempati oleh sembilan pesawat setara. Pembangunan terminal baru tahap pertama Bandara Depati Amir telah selesai pada Januari 2017.

Presiden Jokowi pun menjelaskan potensi ekonomi yang dapat ditingkatkan dari pembangunan bandara itu antara lain sektor pariwisata di KEK Tanjung Gunung dan Tanjung Kelayang (Belitung). Kawasan itu ditetapkan sebagai KEK Pariwisata yang memiliki keunggulan geostrategis karena dekat dengan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.


Editor : Maria Christina