Pria Berkeluarga di Jambi Sebar Foto Bugil Selingkuhan karena Menolak Berhubungan Intim

Adrianus Susandra ยท Rabu, 02 Oktober 2019 - 17:18 WIB
Pria Berkeluarga di Jambi Sebar Foto Bugil Selingkuhan karena Menolak Berhubungan Intim

Pelaku yang menyebarkan foto bugil selingkuhannya dihadirkan saat pemaparan kasus itu di Mapolda Jambi, Rabu (2/10/2019). (Foto: iNews/Adrianus Susandra)

JAMBI, iNews.idPolda Jambi menangkap seorang pria berkeluarga yang menyebarkan foto bugil selingkuhannya kepada teman korban. Pelaku nekat melakukannya karena kesal pada korban yang menolak diajak berhubungan intim.

Pelaku berinisial SPJ (49), warga Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, tidak berkutik setelah berhasil ditangkap anggota Subdit Cyber Direktorat Kriminal Khusus Polda Jambi. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya terhadap teman selingkuhnya berinisial MR (45), yang juga sudah berkeluarga.

Direktur Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Pol Thein Tabero mengungkapkan, pelaku berhasil ditangkap setelah pihaknya menerima laporan dari korban. Pelaku telah menyebarkan foto bugil korban ke salah satu teman korban melalui pesan WhatsApp.

“Korban merasa diperas pelaku, diancam untuk berhubungan badan,” kata Thein Tabero di Mapolda Jambi, Rabu (2/9/2019).

BACA JUGA:

Polisi Gerebek Istrinya Berselingkuh dengan Dokter di Perumahan Elite Mojokerto

Anggota DPRD Malang Dilaporkan Istri Siri ke Polisi, Dituduh Sebarkan Foto Bugil

Menurut korban dan pelaku, keduanya telah menjalin hubungan asmara perselingkuhan sejak setahun terakhir. Pelaku juga sudah beberapa kali mengunjungi rumah korban. Pasangan selingkuh itu juga mengaku sudah pernah berhubungan intim atas dasar suka sama suka.

Pada tanggal 10 Agustus lalu, pelaku dan korban berkomunikasi dengan menggunakan video call. Saat itu, korban sedang mandi di kamar mandi dengan kondisi bugil. Pelaku sengaja mengambil foto korban lewat screen shoot.

Ternyata, pelaku menggunakan foto itu untuk mengancam korban agar mau diajak berhubungan berhungan intim. Saat korban tidak mau melayani nafsu bejat pelaku, pelaku mengancam akan menyebarluaskan foto bugil korban kepada teman dan keluarganya.

“Modus pelaku mengancam untuk melakukan hubungan intim dengan cara menyebarkan foto bugil. Korban mengaku sempat dipaksa pelaku untuk berhubungan intim,” kata Thein Tabero.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa ponsel milik pelaku yang digunakan untuk video call dan menyebarkan foto bugil korban. Kemudian, barang bukti foto bugil korban yang sedang berada di kamar mandi.

Pelaku yang telah diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Jambi. Atas perbuatannya, pelaku akan diancam dengan pasal berlapis, yakni Pasal 29 junto Pasal 4 UU RI Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi dan Pasal 45 junto Pasal 27 Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Ancaman hukumannya 12 tahun penjara dan enam tahun penjara, serta denda sebesar Rp250 juta hingga Rp1 miliar,” ujarnya.


Editor : Maria Christina