Pulau Sumba Diguncang Gempa 292 Kali Selama April, BMKG Sebut Ini Penyebabnya

Antara ยท Rabu, 15 Mei 2019 - 14:41 WIB
Pulau Sumba Diguncang Gempa 292 Kali Selama April, BMKG Sebut Ini Penyebabnya

Ilustrasi gempa bumi. (Foto: Okezone)

KUPANG, iNews.id – Wilayah Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), diguncang gempa bumi hingga 292 kali sepanjang bulan April 2019. Gempa tersebut didominasi kekuatan di bawah 4 Skala Richter (SR).

Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Waingapu, Sumba Timur, Arief Tyastama mengatakan, Pulau Sumba sering diguncang gempa bumi karena berada pada batas dua lempeng tektonik.

“Sumba berada di batas pertemuan dua lempeng tektonik, yaitu lempeng Indoaustralia dan lempeng Eurasia,” kata Arief Tyastama di Kupang, Rabu (15/5/2019).

Bahkan pada 19 Agustus 1977, wilayah selatan Pulau Sumba pernah dihantam gelombang tsunami. Gelombang tsunami yang dipicu gempa berkekuatan 7 SR itu meluluhlantahkan beberapa perkampungan di wilayah itu.

“Gelombang tsunami di Selatan Sumba itu juga dirasakan di Pulau Sumbawa dengan gelombang tsunami sepanjang pantai Pulau Sumbawa setinggi 10 meter. Tinggi gelombang tsunami di pantai Utara Australia enam meter,” katanya.

BACA JUGA:

Gempa Bumi 5 SR Guncang Sumbawa, Terasa hingga ke Denpasar dan Gianyar

Gempa 4 SR Guncang Timur Laut Sumbawa, Terasa hingga Dompu NTB

Dalam peristiwa tsunami itu, sedikitnya 100 orang meninggal dunia, 75 orang luka-luka dan 89 korban dilaporkan hilang. Korban tersebut termasuk warga Sumbawa. “Kebanyakan korban dan kerusakan akibat bencana itu disebabkan oleh tsunami,” katanya.

Diketahui, sepanjang April 2019, Sumba tercatat diguncang gempa bumi dengan kekuatan M<4 SR, yakni sebanyak 267 kejadian. Jumlah ini 91.44 persen dari seluruh kejadian gempa bumi bulan itu.

“Berdasarkan kedalaman pusat gempa bumi, didominasi oleh gempa dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer. Kejadiannya 82,19 persen dari seluruh kejadian gempa bumi selama April lalu,” kata Arief di Kupang, Rabu (15/5/2019).

Dia menambahkan, dari 292 kejadian gempa bumi pada April 2019, terjadi dua kali kejadian gempa bumi yang dirasakan, yaitu pada 9 dan 15 April 2019 yang terasa di wilayah Pulau Sumba.

Kedua gempa bumi yang dirasakan getarannya, yakni pada 9 April 2019, pukul 13.17.04 WIB dengan kekuatan 4,7 SR. Lokasinya di 9.2 LS dan 118.59 BT dengan kedalaman 81 km. Pusat gempa bumi berada di 61 km Barat Laut Kodi, Sumba Barat Daya, NTT, dan dirasakan dalam skala III MMI di Tambolaka.

Kemudian pada 15 April 2019, terjadi gempa bumi berkekuatan 4,5 SR pada pukul 14.49.36 WIB. Lokasinya di 9.31 LS dan 120.64 BT dengan kedalaman 112 km. “Pusat gempa bumi berada di 57 km Timur Laut Waingapu, Sumba Timur, NTT dan dirasakan dalam skala III MMI di Waingapu,” katanya.


Editor : Maria Christina