Ratusan Rumah di Barito Utara Terendam Banjir hingga 1,5 Meter

Antara ยท Senin, 11 Februari 2019 - 22:58 WIB
Ratusan Rumah di Barito Utara Terendam Banjir hingga 1,5 Meter

Ilustrasi banjir. (Foto: Okezone)

BARITO UTARA, iNews.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Barito Utara menyebabkan sejumlah kawasan terendam banjir. Akibatnya ratusan rumah, fasilitas umum dan rumah ibadah di sejumlah desa di tiga sungai yang merupakan dari anak Sungai Barito di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, terendam.

"Banjir terparah dialami sejumlah desa di pedalaman Sungai Lahei yang mengalami banjir sudah hari kedua dengan ketinggian 40 Cm sampai 1,5 meter dan air cenderung mengalami kenaikan," kata Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara, Gazali Montallatua melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Rizali Hadi di Muara Teweh, Senin (11/2/2/2019).

Tiga anak sungai tersebut yakni Sungai Lahei, Sungai Teweh dan Sungai Montallat. Menurut Rizali, sejumlah desa di pedalaman Sungai Lahei, Kecamatan Lahei yang parah dilanda banjir di antaranya Desa Muara Pari sebanyak 168 rumah warga terendam banjir, Desa Karendan, yakni RT 1 sekitar 45 rumah dan RT 2 ada 65 rumah.

Kemudian Desa Rahaden beberapa ruas jalan tenggelam dengan ketinggian air sekitar satu meter, sehingga membuat warga setempat mengungsi ke jalan raya, selain itu Desa Haragandang dan Bengahon sejumlah fasilitas umum seperti kantor desa setempat dan pasar terkena dampak banjir.

"Untuk Kecamatan Teweh Timur daerah yang terendam banjir berada di Desa Benangin I dengan rumah terendam 94 buah yang dihuni 336 jiwa, desa lainnya yakni Desa Benangin II dan Benangin V," katanya.

Rizali mengatakan untuk Kecamatan Gunung Timang, daerah yang dilanda banjir yakni Desa Kandui RT 02, 50 rumah warga yang terkena banjir (pasar lama) dengan ketinggian air 1-2 meter.

Kemudian Desa Majangkan terdapat tiga titik terendam banjir kedalaman satu meter, banjir lainnya Desa Tongka, Siwau, Sangkorang, Baliti, Walur Jaman, Payang Ara, Ketapang, Rarawa dan Desa Malungai akses jalan menuju dan keluar desa teren banjir.

"Selasa besok rencananya kami bersama Tagana dan pihak lainnya mendirikan dapur umum di Desa Kandui," ucapnya.

Dia mengatakan pada besok juga Bupati Barito Utara Nadalsyah bersama rombongan melakukan pemantauan ke sejumlah desa di pedalaman Sungai Lahei guna melihat langsung kondisi yang dialami masyarakat korban banjir.

"Hasil peninjauan itu nanti akan diketahui apa kebutuhan yang diberikan kepada warga dan tindakan lainnya," ujarnya.


Editor : Himas Puspito Putra