Rawat Wanita Berbobot 350 Kg, RSUD Palangkaraya Siapkan Ranjang Besar

Ade Sata ยท Kamis, 10 Januari 2019 - 17:04 WIB
Rawat Wanita Berbobot 350 Kg, RSUD Palangkaraya Siapkan Ranjang Besar

Titi Wati, perempuan berbobot 350 kg akan dievakuasi ke RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, Kalimanten Tengah. (Foto: iNews.id/Ade Sata)

PALANGKARAYA, iNews.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah menyiapkan ruangan khusus dan ranjang berukuran besar dan kuat untuk Titi Wati (37) wanita berbobot 350 kg.

Titi rencananya dievakuasi ke rumah sakit tersebut pada Jumat (11/1/2019) pagi untuk menjalani tindakan medis agar berat tubuhnya bisa kembali normal.

Humas RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, dokter Theodorus Atmadja mengatakan, sejumlah persiapan sudah dilakukan mulai dari penyediaan ruangan hingga ranjang berukuran besar yang akan ditempati Titi Wati. “Kita siapkan ranjang besar dan kuat untuk Ibu Titi. Kita juga siapkan dua kasur besar di bawah agar Ibu Titi bisa leluasa bergerak,” kata Theodorus, Kamis (10/1/2019).

Dia mengatakan, evakuasi Titi Wati dilakukan setelah hasil rapat kedua antara RSUD dan Pemkot Palangkaraya dengan pihak keluarga. “Keluarga (Titi) sudah setuju untuk dievakuasi ke rumah sakit,” ucapnya.

RSUD Doris Sylvanus menyiapkan ruangan khusus dan tempat tidur pasien super besar dan kuat untum merawat Titi Wati, wanita berbobot 350 kg. (Foto: iNews.id/Ade Sata)

BACA JUGA:

Pemkot Siapkan Dokter Spesialis Tangani Titi Wati, Penderita Obesitas

Sering Minum Air Es, Perempuan di Palangkaraya Ini Berbobot 350 Kg

Kisahnya Viral, Perempuan Berbobot 350 Kg Ini Mulai Dapat Perhatian

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya Andjar Hari memaparkan, Pemkot Palangkaraya sudah menyiapkan penanganan Titi Wati. Pemkot akan menyiapkan satu tim gabungan untuk mengevakuasi Titi ke rumah sakit. Rumah Sakit Doris Sylvanus Palangkaraya juga akan mendatangkan dokter spesialis dari Bali untuk menangani penderita obesitas itu.

“Tim ini nanti bekerja sama untuk mempersiapkan, misalnya dari sisi evakuasi yang memerlukan tranportasi yang tepat. Untuk mengeluarkan Titi dari rumah kan perlu teknik tertentu, makanya perlu lintas OSPD. Kemudian juga berkaitan dengan pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Doris Sylvanus akan mendatangkan tim dokter dari Bali,” papar Andjar.

Saat ditemui di kediamannya di Jalan Giobos, Gang Bima, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya, Titi Wati hanya bisa terbaring. Dibantu sang putri Herlina yang setiap hari menamaninya, Titi Wati menjalani terapi sederhana dengan cara menggerak-gerakkan tangannya secara perlahan.

Dengan bobotnya yang sekarang, Titi Wati mengaku sangat sulit untuk beraktivitas. Pernapasannya juga mulai sesak karena harus tengkurap secara terus-menerus di tempat tidur. ”Iya semakin hari semakin berat, bergerak miring agak susah. Kalau bernapas juga agak sesak,” kata Titi Wati.

Diketahui, Titi Wati mengalami obesitas sejak 2013 lalu akibat sering makan gorengan dan minum es. Sejak itu, berat badannya terus meningkat drastis hingga bobotnya mencapai 350 kg.


Editor : Kastolani Marzuki