Rekannya Ditahan, Ratusan Pesilat Terlibat Bentrok dengan Polisi

Budi Utomo ยท Jumat, 18 Januari 2019 - 04:40 WIB
Rekannya Ditahan, Ratusan Pesilat Terlibat Bentrok dengan Polisi

Kelompok pesilat terlibat bentrok dengan polisi di Kabupaten Tebo, Jambi. (Foto: iNews/Budi Utomo).

JAMBI, iNews.id - Ratusan orang dari persatuan silat di Kabupaten Tebo, Jambi, sempat terlibat bentrok dengan anggota kepolisian. Mereka menuntut agar polisi membebaskan dua rekannya yang ditahan atas dugaan mencuri buah sawit dari perusahaan PT Satya Kisma Usaha.

Dua rekan kelompok silat ini ditahan Polres Tebo, dan berkasnya serta sudah dilimpahkan Kejaksaan Negeri Tebo. Mereka yakni Agus Budiono dan Wardani yang diduga mencuri buah sawit.

BACA JUGA: Bentrok di Rutan, Anggota Ormas dan Napi Saling Lempar Batu

Aksi solidaritas ini berlangsung pada Kamis (17/1/2019) sore. Mereka mendatangi Kantor PT Satya Kisma Usaha sambil membawa atribut persatuan silat. Mereka meminta agar pihak pengusaha mencabut laporannya, agar kedua rekan mereka bisa segera dibebaskan.

Menurut sejumlah massa aksi, dua rekan mereka hanya seorang pekerja dan disuruh oleh pemilik kebun. Baik Agus dan Wardani sama-sama tak tahu kalau lahan dan sawitnya merupakan milik perusahaan.

BACA JUGA: Tak Mau Ditertibkan, PKL Bentrok dengan Satpol PP di Tanah Abang

Karena tuntutannya tidak dipenuhi, ratusan orang dari kelompok silat ini menerobos barisan polisi. Akibatnya, bentrok tak terelakkan, dan sempat terjadi baku hantam antara massa dan anggota kepolisian.

Meski sudah ada tembakan peringatan, namun para pesilat dari berbagai kelompok ini masih terus memaksa masuk ke perusahaan sawit. Akibatnya, dua orang anggota kepolisian mengalami luka di bagian kepala karena terkena timpukan batu, dan seorang pesilat patah tangan.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal