Ribuan Pengasuh Ponpes se-Indonesia Berjihad Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Kastolani ยท Rabu, 10 April 2019 - 21:34 WIB
Ribuan Pengasuh Ponpes se-Indonesia Berjihad Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Cawapres 01 KH Ma'ruf Amin menghadiri pertemuan ulama dan pengasuh ponpes se-Indonesia di Tangerang, Banten. (Foto: iNews.id)

TANGERANG, iNews.id - Ribuan pengasuh pondok pesantren (ponpes) se-Indonesia menggelar deklarasi jihad mendukung kemenangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin.

Dalam deklarasi ini, santri dan pengasuh pesantren dari Aceh hingga Papua datang memenuhi panggilan jihad yang digelar di Pondok Pesantren Assidiqiyah II, Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten.

Turut hadir dalam deklarasi jihad pengurus dan santri pondok pesantren se-Indonesia itu KH Ma’ruf Amin dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra.

“Kami berjihad untuk memenangkan Jokowi Kiai Ma’ruf. Jihad ini sekaligus sebagai harga diri pesantren karena Kiai Ma`ruf adalah bagian dari pesantren,” kata Ketua Ikatan Gus Gus Indonesia (IGGI) KH Dr Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) yang ikut hadir dalam acara ini, Rabu (10/4/2019).

Gus Fahrur yang merupakan pengasuh Ponpes An Nur I, Bululawang, Malang ini mengatakan, sebagai representasi pesantren, saat ini hampir semua pesantren di Indonesia telah berikrar untuk mendukung KH Ma’ruf Amin.

Karena itu, kata dia, bagi pesantren kemenangan Jokowi-Ma’ruf adalah harga mati dan merupakan pertaruhan harga diri dunia pesantren.

BACA JUGA: Di Depan Ribuan Ulama, Yusril Sebut Habib Rizieq Putar Balikan Fakta

Dengan terpilihanya Jokowi-Ma’ruf, kata Gus Fahrur, perhatian pemerintah pada dunia pesantren diharapkan bisa ditingkatkan. Selama ini, pesantren adalah lembaga pendidikan tertua di Republik Indonesia.


Beberapa pesantren usianya bahkan telah lebih satu abad atau lebih tua dibandingkan Republik ini. “Pesantren Sidogiri misalnya sudah tiga abad, Lirboyo juga telah lebih dari 100 tahun,” ujar Gus Fahrur.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2