Ribuan Rumah Terendam Banjir di Rokan Hulu Riau, Petugas Evakuasi Warga

Muhammad Jafar Yusuf ยท Rabu, 27 November 2019 - 14:35 WIB
Ribuan Rumah Terendam Banjir di Rokan Hulu Riau, Petugas Evakuasi Warga

Salah satu upaya evakuasi korban banjir di Rokan Hulu, Riau. (Foto: iNews/Muhammad Jafar Yusuf)

ROKAN HULU, iNews.id – Ribuan rumah di sejumlah kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu, Riau, terendam banjir dengan ketinggian bervariasi, Rabu (27/11/2019). Badan SAR Nasional (Basarnas) dan polisi mengevakuasi korban serta mendirikan posko pengungsian.

Dari pantauan di lapangan, ketinggian banjir bervariasi mulai dari 50 centimeter hingga 1,5 meter. Banjir ini diakibatkan meluapnya Sungai Batang Lubuh dan Sungai Rokan.

Sejumlah warga dievakuasi menggunakan perahu karet. Ada juga yang harus digendong petugas karena medanya tidak memungkinkan perahu melintas.

Beberapa korban enggan tinggal di posko pengungsian dan lebih memilih tinggal di rumah sanak famili.

BACA JUGA: Ratusan Rumah di Rokan Hulu Riau Terendam Banjir, 849 KK Disarankan Mengungsi

Dari data Humas Polda Riau, ada sejumlah kecamatan yang dilanda banjir. Salah satunya Kecamatan Rambah dengan korban sebanyak 664 KK.

Ada tiga sekolah yang juga turut terendam banjir. Basarnas dan polisi sudah mendirikan posko tenda pengungsian di dataran yang lebih tinggi.

Menurut Lurah Kota Lama, Ali Umar, Babhinkamtibmas bersama Basarnas mengevakuasi warga lansia dan anak-anak yang rumahnya terendam banjir. Sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa dalam bencana ini.

BACA JUGA: Banjir Mengancam, Warga di Sepanjang Aliran Sungai Blitar-Tulungagung Resah

“Kami ucapkan terima kasih kepada petugas yang mengevakuasi warga terutama lansia dan anak-anak dari lokasi banjir,” katanya, Rabu (27/11/2019).

Banjir yang melada Kabupaten Rokan Hulu, Riau, dalam dua hari terakhir ini sudah mulai surut. Ketinggian air dari yang semula mencapai 1,5 meter, turun menjadi satu meter. Namun warga masih tetap waspada terhadap datangnya banjir susulan mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi melanda kawasan tersebut.


Editor : Umaya Khusniah