Safari di Banten, Kiai Ma'ruf Amin Resmikan SMP Plus Berbasis Alquran

Kastolani ยท Minggu, 07 April 2019 - 16:43 WIB
Safari di Banten, Kiai Ma'ruf Amin Resmikan SMP Plus Berbasis Alquran

Cawapres 01 KH Ma'ruf Amin. (Foto: Dok.iNews.id)

SERANG, iNews.id – Cawapres 01 KH Ma'ruf Amin meresmikan SMP Plus berbasis Alquran di Pondok Pesantren (Ponpes) Moderat Attohiriyah, Serang, Banten, Sabtu (6/4/2019). Kegiatan tersebut dirangkai dengan silahturahmi akbar kiai, santri, dan masyarakat Banten.

Kiai Ma'ruf Amin tiba sekitar pukul 10.00 WIB, langsung ziarah ke makam pendiri Ponpes Moderat Attohiriyah KH Muhammad Thohir. Dilanjutkan dengan peresmian SMP Plus 30 juz Alquran Attohiriyah, dengan didampingi keluarga besar ponpes.

Dalam acara tersebut dihadiri di antaranya Rais Syuriah PBNU KH. Manarul Hidayah, Ketua PWNU Banten KH Bunyamin, KH Murtadho, KH Hidayatuddin Amin, KH Luthfi Zaini Thohir, dan sejumlah ulama lainnya.

Kiai Ma'ruf Amin mengatakan, para kiai merupakan salah satu simpul yang mempunyai umat di belakangnya. Pada saat sekarang sudah ada ponpes yang memiliki SMP Plus dengan tahfiz Alquran, serta para kiai di sini banyak yang belajar di Ponpes Lirboyo, Kediri Jawa Timur. “Para santri di sini mengaji sekaligus menghafal Alquran, memiliki nilai plus sekolah yang dengan tahfiz tersebut," katanya.

BACA JUGA:

Perkuat Basis Dukungan, Ma'ruf Amin Silaturahmi dengan Ulama Banten

Di Bogor, Ma'ruf Amin Ajak Masyarakat Optimistis Menatap Indonesia

Menurut Ma'ruf Amin, suara di Banten pada saat ini sudah menang, sehingga harus diperkuat dengan terus melakukan silaturahmi. Pertemuan tersebut diharapkan suara akan besar, sehingga akan memenangkan pasangan nomor urut 01. “Kita terus silaturahim ke tokoh-tokoh dan simpul-simpul yang punya basis massa agar memperbesar suara,” ucapnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Moderat Attohiriyah KH Munifi Zaini Thohir menyampaikan, dirinya meminta Kiai Ma'ruf Amin untuk meresmikan SMP Plus 30 Juz Alquran Attohiriyah.

Pesantren memiliki peran yang sangat penting dalam mempertahankan NKRI, serta santri pada jaman dahulu ikut berjuang mempertahankan negara. “Pak Jokowi yakin orang cerdas, dengan memilih Kiai Maruf Amin sebagai cawapres,” ujarnya.

Kiai Munifi menuturkan, pada zaman dulu ada tokoh ulama yang berdoa mengambil keputusan, wajib umat Islam perang melawan penjajah. Dia dan pemuda Banten menyampaikan amanat kepada Presiden Jokowi agar bahasa Alquran masuk ke dalam kurikulum nasional. "Harus bangga santri yang mempunyai andil besar untuk NKRI, serta santri harus memilih dalam ulama dalam pilpres nanti," katanya.






Editor : Kastolani Marzuki