Saling Ejek di Facebook, Bocah 14 Tahun di Singkawang Tewas Dikeroyok 4 Temannya

Uun Yuniar ยท Rabu, 15 Mei 2019 - 21:18 WIB
Saling Ejek di Facebook, Bocah 14 Tahun di Singkawang Tewas Dikeroyok 4 Temannya

Ilustrasi pengeroyokan. (Foto: Okezone)

SINGKAWANG, iNews.id – Berawal dari saling ejek di media sosial Facebook, seorang bocah berusia 14 tahun, John Felix, tewas dikeroyok empat temannya di Kabupaten Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar). Polres Singkawang telah menahan empat pelaku penganiayaan.

Peristiwa nahas ini terjadi di Jalan Raya Tanjung Baru, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Kabupaten Singkawang, pada Minggu malam, 12 Mei 2019 lalu.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Singkawang AKBP Raymond D Masengi mengatakan, kejadian itu berawal saat korban dan keempat temannya saling ejek di media sosial Facebook. Salah satu pelaku CJ (14), yang tidak terima kemudian mendatangi korban di tempat yang sudah ditentukan bersama dengan tiga pelaku lainnya, Minggu (12/5/2019) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

“Dalam pertemuan itu terjadi percekcokan antara pelaku dan korban hingga terjadi pemukulan terhadap korban. Keempat pelaku kemudian mengeroyok korban,” kata Kapolres di Singkawang, Rabu (15/5/2019).


BACA JUGA: Gara-Gara Saling Ejek, Pelajar di Merangin Tikam Teman Sekolahnya


Usai terjadi pengeroyokan, orang tua korban langsung membawa korban ke Rumah Sakit Abdul Aziz Singkawang. Korban selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Sudarso Pontianak. “Namun, korban akhirnya meninggal dalam perjalanan akibat luka parah,” ujar Raymond D Masengi.

Korban disemayamkan di rumah duka Jalan Burhani Teratai. Rencananya, keluarga akan memakamkan korban korban besok, Kamis 16 Mei 2019. Keluarga juga menyerahkan penanganan kasus pengeroyokan korban hingga tewas kepada Polres Singkawang.

Raymond mengatakan, Polres Singkawang telah memeriksa dan mengamankan keempat pelaku pengeroyokan korban, masing-masing berinisial CJ (14), F (16), H (13), dan EF (16). Mengingat pelaku dan korban merupakan anak di bawah umur, pihaknya akan menangani kasus ini secara khusus. Namun, polisi tetap berpegang teguh dengan proses hukum.

Kapolres Singkawang mengaku sangat menyayangkan kejadian ini. Dia pun mengimbau kepada para orang tua agar tetap mengawasi pergaulan anak mereka sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi.


Editor : Maria Christina