Selidiki Motif Bentrokan 2 Perguruan Silat di Kupang, Polisi Periksa 10 Saksi

Antara ยท Sabtu, 08 Juni 2019 - 08:26 WIB
Selidiki Motif Bentrokan 2 Perguruan Silat di Kupang, Polisi Periksa 10 Saksi

Ilustrasi bentrokan 2 perguruan silat di Kupang yang terjadi pada Kamis (6/6/2019). (Foto: Okezone)

KUPANG, iNews.id - Polisi menyelidiki kasus bentrokan dua perguruan silat di Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (Timur), yang menelan satu korban jiwa danmenyebabkan empat terluka. Sejumlah saksi yang diduga tahu tentang peristiwa itu telah diminta keterangan.

Kasat Reskrim Polres Kupang Iptu Ebed Amalo mengatakan, sudah lebih dari 10 saksi yang diperiksa penyidik terkait bentrok perguruan Silat PSHT dan Kera Sakti.

"Beberapa orang sudah dimintai keterangan untuk mengungkap motif terjadinya bentrokan dua perguruan silat ini,” ujar kata Ebed, Sabtu (8/6/2019).

Kendati telah dilakukan pemeriksaan terhadap kedua belah pihak, namun penyidik Polres Kupang belum menetapkan tersangka dalam peristiwa itu. "Belum ada (tersangka), masih pemeriksaan,” katanya.

Polisi saat ini sedang mengejar pelaku utama yang diduga melakukan penikaman hingga tewasnya Ramos Horta Soares (19), warga RT 22/RW 09, Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur.

"Identitas terduga pelaku sudah kami kantongi dan masih dalam pengejaran," ucapnya.

Menurutnya, situas dan kondisi keamanan di daerah yang bertikai itu sudah kondusif, namun polisi, Brimob dan TNI masih tetap berjaga di Naibonat. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan.


Editor : Donald Karouw