Sepanjang Selasa, Gunung Anak Krakatau Meletus 30 Kali tanpa Dentuman

Wimsalim ยท Rabu, 09 Januari 2019 - 01:01 WIB
Sepanjang Selasa, Gunung Anak Krakatau Meletus 30 Kali tanpa Dentuman

Gunung Anak Krakatau meletus dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter. (Foto: iNews.id/Wimsalim)

SERANG, iNews.id – Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda masih meningkat. Dari data Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau di Desa Pasauran, Serang, Banten menyebutkan, sejak pukul 12.00 WIB hingga 18.00 WIB, gunung tersebut sudah meletus 30 kali dan memuntahkan abu vulkanik setinggi lebih dari 1.000 meter dari permukaan kawah.

Letusan disertai abu vulkanik berwarna putih tebal itu juga bisa disaksikan dari tepi Pantai Pasauran, Anyer, Carita, hingga Cilegon. Meski demikian, Kondisi itu tidak berdampak langsung terhadap masyarakat sekitar.

Kasubdit Mitigasi Bencana Geologi PVMBG Wilayah Barat, Kristianto mengatakan, selama beberapa hari terakhir suara dentuman dari aktivitas Gunung Anak Krakatau sudah tidak terdengar lagi.

“Hasil terbaru dari pengamatan di pos pemantau, sampai saat ini aktivitas Gunung Anak Krakatau masih dalam fase terus erupsi. Hari ini terpantau letusan 1.000 meter dari kawahnya dengan warna asap putih tebal hingga kelabu,” katanya, Selasa (8/1/2019).

BACA JUGA:

PVMBG Catat 13 Kali Kegempaan Gunung Anak Krakatau, Status Masih Siaga

Gunung Anak Krakatau Alami 46 Kali Alami Kegempaan Letusan

Warga Tanjung Lesung Bergiliran Pantau Letusan Gunung Anak Krakatau

Menurut dia, letusan tersebut tidak menimbulkan hujan abu di kawasan Pasauran maupun daerah sekitarnya karena angin yang bertiup sangat lemah. “Saya prediksi sebaran abu vulkanik dari gunung berapi tersebut hanya jatuh di sekitaran gunung tersebut,” ucapnya.

Terkait kondisi Gunung Anak Krakatau, Kristianto mengimbau masyarakat ataupun nelayan dan wisatawan untuk tidak mendekati area gunung dengan radius 5 km. Saat ini gunung yang berada di perairan Selat Sunda masih berstatus Siaga.


Editor : Kastolani Marzuki