Siswi SMA di Konawe Utara Ditemukan Tewas dengan 9 Luka Tusukan, Diduga Korban Pemerkosaan

Febriyono Tamenk ยท Jumat, 08 November 2019 - 03:15 WIB
Siswi SMA di Konawe Utara Ditemukan Tewas dengan 9 Luka Tusukan, Diduga Korban Pemerkosaan

Siswi SMA di Konawe Utara ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di area perkebunan sawit. (Foto: iNews/Febriyono Tamenk).

KONAWE, iNews.id - Seorang gadis berusia 17 tahun di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), ditemukan tewas mengenaskan di area perkebunan kelapa sawit, Kamis (7/11/2019) malam. Korban diduga menjadi korban pemerkosaan dan dibunuh pelaku.

Korban diketahui bernama Nurmin, seorang siswi kelas 2 SMAN 1 Langkikima. Jasad korban ditemukan temannya dengan kondisi terluka. Korban menderita sembila luka tusukan senjata tajam di sekujur tubuhnya.

"Di kebun sawit ditemukannya. Ada sembilan luka tusukan," kata paman korban, Muhammad Rino, di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, Sultra.

BACA JUGA: Gadis 14 Tahun di Serang Dicabuli dan Diperkosa 4 Pemuda saat Pergi Berwisata

Dia mengatakan, korban terakhir kali meninggalkan rumah pada Rabu (6/11/2019) pagi kemarin. Nurmin sempat menghubungi keluarga di malam hari, namun tak memberitahu sedang pergi dengan siapa. Kabar terakhir yang didapati, korban ditemukan tewas mengenaskan.

Saat ini, polisi masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mengetahui siapa pelaku pembunuhan Nurmin. Jenazah Nurmin sendiri langsung dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi.

BACA JUGA: Siswa SD di Mojokerto Dicabuli Anak SMP, 2 Teman Korban Ikut Menonton

"Ada beberapa luka tusukan di tubuhnya. Tapi yang menyebabkan kematian ada dua tusukan di dada dan punggung hingga tembus ke paru-paru," kata Dokter Forensik Polda Sultra, Kompol dr Mauludin.

Setelah diautopsi, jenazah kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Desa Marombo, Kecamatan Langkikima. Dugaan sementara, korban merupakan korban pemerkosaan yang kemudian dibunuh oleh pelaku di area perkebunan kelapa sawit.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal