Sopir Mengantuk, Mobil Bak Bawa 18 Penumpang Terguling di Kolaka

Asdar Lantoro · Senin, 24 Juni 2019 - 13:08 WIB
Sopir Mengantuk, Mobil Bak Bawa 18 Penumpang Terguling di Kolaka

Proses perawatan medis di puskesmas terhadap korban kecelakaan di Jalan Kolaka - Kendari Sultra. (Foto: iNews/Asdar Lantoro).

KOLAKA TIMUR, iNews.id - Kecelakaan tunggal sebuah mobil bak terbuka (pick up) terjadi di ruas Jalan Kolaka - Kendari, tepatnya di wilayah Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara (Sultra). Sebanyak 18 orang penumpang luka-luka.

Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Tirawuta. Seluruh penumpang, 13 di antaranya orang dewasa dan 5 anak-anak. Kecelakaan tersebut terjadi pada Minggu (23/6/2019) malam di Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta.

Sopir mobil pick up, Darmanto mengatakan, penumpangnya merupakan rombongan keluarga yang diantar untuk acara lamaran. Saat perjalanan pulang, kendaraannya mengalami kecelakaan karena hendak menghindari motor di depannya.

BACA JUGA: Kecelakaan Maut di Boyolali - Salatiga, 6 Orang Meninggal Dunia

"Ada motor di depan, saya mau hindari, lalu mobil oleng," kata dia kepada wartawan di Puskesmas Tirawuta, Kolaka Timur, Sultra, Senin (24/6/2019).

Seorang penumpang, Santi mengatakan, saat kecelakaan terjadi sebagian besar penumpang sedang tertidur. Tiba-tiba dikagetkan dengan kondisi mobil yang terguling sehingga mereka tak sempat mengantisipasi kecelakaan tersebut.

"Sebagian besar penumpang menderita luka parah pada bagian kepala dan tangan akibat benturan," ujar Santi.

BACA JUGA: Keluar Jalur ke Arah Berlawanan di Tol Cipali, Luxio Tabrak Vitara 1 Orang Tewas

Banit Lantas Polsek Rate-Rate, Brigpol Abraham menilai, kecelakaan terjadi akibat sopir pick up mengantuk saat mengendarai mobil. Karena kondisi jalan di sana memang melelahkan, karena hanya jalur lurus.

Meski tidak ada korban jiwa, namun 18 penumpang mobil menderita luka parah dan terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Konawe.

"Korban luka rata-rata mengalami cedera parah di bagian kepala," ujarnya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal