Tanah Bergerak, Warga di Lebak Tak Bisa Tidur Khawatir Rumah Ambruk

Iskandar Nasution ยท Minggu, 17 Februari 2019 - 09:36 WIB
Tanah Bergerak, Warga di Lebak Tak Bisa Tidur Khawatir Rumah Ambruk

Ilustrasi rumah warga korban tanah bergerak. (Foto: iNews).

LEBAK, iNews.id - Puluhan warga di Kampung Jampang Neglasari Kabupaten Lebak, Banten, mengkhawatirkan masalah pergerakan tanah yang belakangan ini semakin parah. Mereka bahkan rela tidak tidur karena takut tiba-tiba rumahnya ambruk.

Setidaknya terdapat 104 rumah terdampak pergeseran tanah. Dua di antaranya sudah roboh total sehingga penghuninya mengungsi. Meski belum ada korban jiwa, namun warga kian cemas dengan tanah bergerak di permukiman mereka.

BACA JUGA: Tanah Bergerak, Ruang Tamu Rumah Warga Wonosobo Ambles 1,5 Meter

"Ini sudah parah soalnya," kata Ketua RT 01, Ubay, kepada iNews di Kampung Jampang Neglasari, Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (17/2/2019) dini hari tadi

Dia bersama beberapa orang warga terpaksa bergadang karena khawatir dengan pergeseran tanah di rumahnya. Mereka takut kalau tiba-tiba saja bangunan tersebut roboh menimpa mereka saat tidur pulas.

Pergerakan atau pergeseran tanah ini di picu akibat tingginya intensitas curah hujan yang terjadi sejak Sabtu sore. Ubay bersama sejumlah warga lain merasakan adanya pergerakan tanah, membuat rumah-rumah mereka bergerak.

BACA JUGA: Ratusan Warga Korban Tanah Retak di Lebak Berharap Direlokasi

"Bergerak, kira-kira dua hingga tiga sentimeter. Ini tanah terbelah, dinding juga retak," kata dia.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan membantu proses relokasi masyarakat. Mereka mengaku siap untuk pindah dari kawasan tersebut daripada menjadi korban pergeseran tanah di sana nantinya.

"Kami harap bisa cepat ditangani," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal