Tangkap 2 Kurir Narkoba, BNNP Babel Amankan 1 Kg Sabu di Bangka Barat

Antara, Haryanto ยท Senin, 11 Februari 2019 - 16:41 WIB
Tangkap 2 Kurir Narkoba, BNNP Babel Amankan 1 Kg Sabu di Bangka Barat

Suasana saat ekspose barang bukti sabu 1 Kg dan uang tunai yang ditangkap BNNP Babel dan bea cukai dari dua kurir di Bangka Barat. (Foto: iNews/Haryanto)

PANGKALPINANG, iNews.id– Kasus peredaran gelap narkoba digagalkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Petugas mengamankan dua kurir berinisial RA (20) dan JW (29) yang merupakan residivis kasus yang sama, serta mengamankan 1 kilogram (Kg) narkotika jenis sabu di Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Kepala BNNP Babel Brigjen Pol Nanang Hadianto mengatakan, penangkapan dilakukan berdasarkan informasi masyarakat. Tim gabungan BNNP Babel dan Bea Cukai Pangkalpinang selanjutnya menciduk kedua tersangka saat baru sandar di pelabuhan, Sabtu (9/2/2019) pukul 14.00 WIB.

“Barang terlarang itu datang dari Palembang dengan menggunakan truk pengangkut terigu,” ujar Nanang, Senn (11/2/2019).

BACA JUGA: Polda Sumsel Sambut Gembira Vonis Mati Bandar Narkoba Letto CS

Dia menjelaskan, kedua tersangka menggunakan jasa angkutan laut dari Palembang ke Bangka Barat dengan mengendarai truk warna kuning berplat nomor BG 8242 NI.

Melihat sebuah truk yang ditumpangi 2 lelaki dengan gerak gerik yang mencurigakan dan memiliki ciri-ciri yang sama dengan informasi yang diterima dari masyarakat. Petugas langsung meciduk keduanya.

Hasil penggeledahan ditemukan barang bukti sabu-sabu satu bungkus besar seberat 1 Kg yang disembunyikan di samping accu (aki) mobil. Dari tangan kedua tersangka, petugas juga menyita 3 unit ponsel, 106 lembar pecahan uang Rp50.000, satu lembar pecahan uang Rp20.000, satu lembar uang pecahan Rp10.000 dan 1 truk warna kuning.

"Total keseluruhan barang bukti sabu yang berhasil kami sita dari dua tersangka ini sebanyak 1 Kg. Nilai hampir mencapai Rp2 miliar," ujarnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup hingga hukuman mati.

"Saat ini kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan. Pengembangan sementara keduanya diduga jaringan pengendar narkoba yang dikendalikan dari Lapas yang ada di Palembang. Kami harap dalam waktu dapat membongkar dan menangkap bandar besarnya," tuturnya.


Editor : Donald Karouw