Temukan Dompet di ATM, Suami Istri di Konawe Selatan Kuras Saldo Rekening Rp56 Juta

Febriyono Tamenk ยท Selasa, 03 Desember 2019 - 15:54 WIB
Temukan Dompet di ATM, Suami Istri di Konawe Selatan Kuras Saldo Rekening Rp56 Juta

Pasutri di Konawe Selatan ditangkap polisi karena membobol ATM milik nasabah yang tercecer. (Foto: iNews/Febriyono Tamenk)

KENDARI, iNews.id – Pasangan suami istri (pasutri) berinisial DH dan AS (30 ) ditangkap Tim Buser 77 Polres Kendari atas kasus dugaan pembobolan ATM. Mereka diamankan tanpa perlawanan di rumah kontrakan daerah Kecamatan Konada, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (3/12/2019).

Informasi yang dirangkum iNews, kejahatan ini bermula saat mereka menemukan dompet yang tercecer dalam ATM di Jalan Jenderal AH Nasution pada 11 November silam. Mereka kemudian memasukan kartu ATM dan mencoba menekan pin berdasarkan tanggal lahir identitas pemiliknya.

Tak diduga ternyata pin itu berhasil masuk ke rekening milik korban. Keduanya pun langsung menguras semua isi saldo senilai Rp56 juta. Korban seorang nasabah bank yang sadar jadi korban kejahatan melapor ke polisi.

BACA JUGA: Aksi Perampasan HP di Sleman Viral, Pelaku Ketakutan dan Ingin Kembalikan Barang Korban

Dari laporan tersebut, Tim Buser 77 Polres Kendari melakukan penyelidikan hingga menangkap kedua pelaku pasutri tersebut. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa dua unit ponsel, emas puluhan gram dan dompet milik korban.

“Jadi pelaku ini mencoba memasukan kartu ATM dengan tanggal lahir dari dompet pemiliknya. Setelah masuk ke rekening, mereka menggasak seluruh isi saldo sesuai laporan korban senilai Rp56 juta,” ujar Kasat Reskrim Polres Kendari AKP Sofwan Rosidi.

Uang tersebut mereka gunakan untuk membeli berbagai perhiasan emas dan ponsel. Keduanya kini masih menjalani penyidikan atas tindak kejahatan pembobolan kartu ATM dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Mereka kami jerat dengan Pasal 363 ayat 1 dan 4 dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” kata Sofwan.


Editor : Donald Karouw