Terbukti Korupsi, 2 ASN di Lebak Dipecat Secara Tidak Terhormat

Antara ยท Kamis, 14 Februari 2019 - 15:34 WIB
Terbukti Korupsi, 2 ASN di Lebak Dipecat Secara Tidak Terhormat

Ilustrasi kasus korupsi. (Foto: Okezone)

LEBAK, iNews.id - Dua aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten dipecat dengan tidak hormat karena terlibat tindak pidana korupsi. Keduanya dipecat usai diputuskan bersalah dan telah mendapat ketetapan hukum dari pengadilan.

"Kedua PNS yang dipecat itu AG (57) bekerja penilik pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan MG (35) staf Kecamatan Cilograng," kata Kepala Bidang Data dan Informasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Lebak, Fuad Lutfi di Lebak, Kamis (14/2/2019).

Menurut Fuad, pemecatan pegawai abdi negara itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. “Selain itu juga keputusan Surat Kerja Bersama (SKB) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)” ujarnya.

“Di samping itu juga diperkuat Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin ASN. Kedua ASN tadi terbukti korupsi dan berkekuatan hukum tetap dari putusan Pengadilan Negeri," imbuhnya.

Fuad mengatakan, selain memecat ASN, BKPP juga saat ini telah memberhentikan sementara terhadap dua ASN yang terlibat korupsi pengadaan bibit pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan. Kedua ASN itu ED (57) yang kini menjabat Sekretaris Camat Sajira dan ID (35) pada staf Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

“Meskipun mereka diberhentikan sementara sebagai ASN, tetapi masih menerima gaji sekitar 50 persen.
Apabila, mereka dalam persidangan itu tidak terbukti dan divonis bebas oleh Pengadilan Negeri maka status ASN-nya tidak diberhentikan. Namun, sebaliknya jika terbukti korupsi maka PNS itu diberhentikan. Kami masih menunggu proses sidang di pengadilan bagi kedua ASN itu," ujarnya.


Editor : Himas Puspito Putra