Terlibat Curanmor dan Pencabulan, 2 Anggota Polresta Pontianak Dipecat

Barlian Pasore ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 14:10 WIB
Terlibat Curanmor dan Pencabulan, 2 Anggota Polresta Pontianak Dipecat

Kapolresta Pontianak Kombespol Muhamad Anwar Nasir mencopot pakaian dinas Brigadir Eko Budi Sukoyo yang dipecat secara tidak tehormat lantaran terlibat curanmor sebanyak enam kali. (Foto: iNews/Barlian Pasore)

PONTIANAK, iNews.id - Polresta Pontianak memberhentikan dengan tidak hormat dua anggotanya yang terlibat dalam kasus curanmor dan pencabulan. Salah satu di antaranya masih dalam status daftar pencarian orang (dpo). Hal tersebut dilakukan, demi menegakkan profesionalisme Polri dalam menjalankan tugasnya.

Dua anggota kepolisian yang diberhentikan dengan tidak hormat tersebut, berpangkat brigadir atas nama Eko Budi Sukoyo dan Bripda Dori Buma Putra. Pemberhentian keduanya sesuai dengan Pasal 11 Huruf C dan Pasal 14 Ayat 1 Huruf A PP RI, Nomor 1 Tahun 2003 tentang, Pemberhentian Anggota Polri.

Kapolresta Pontianak, Kombespol Muhamad Anwar Nasir mengatakan, Eko Budi Sukoyo diberhentikan lantaran terbukti melakukan tindakan curanmor. Tak tanggung-tanggung, kasus curanmor yang melibatkan oknum polisi tersebut sebanyak enam kali. Saat ini yang bersangkutan sedang dalam persidangan.

“Brigadir Eko telah melakukan curanmor sebanyak enam kali dan disersi (lari dari tugas) sebanyak 31 hari,” kata Anwar, Jumat (7/12/2018).

Sementara satu anggota lagi atas nama Dori Buma Putra yang hingga kini masih buron diberhentikan karena terbukti melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur. “Bripda Dori diberhentikan karena terlibat pencabulan anak di bawah umur dan disersi selama 141 hari,” ucapnya.

Menurut Anwar ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk menegakkan aturan tanpa pandang bulu. “Ini komitmen pimpinan bahwa yang melakukan pidana atau melanggar aturan akan mendapatkan sanksi yang berat. Ini harus dilakukan demi menjadikan institusi Polri profesional di dalam bekerja, untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat,” ucapnya.


Editor : Himas Puspito Putra