Update Banjir dan Longsor di Bengkulu, 30 Tewas dan 6 Masih Hilang

Antara ยท Rabu, 01 Mei 2019 - 21:07 WIB
Update Banjir dan Longsor di Bengkulu, 30 Tewas dan 6 Masih Hilang

Sejumlah pengungsi akibat bencana alam banjir dan longsor di Bengkulu. (Foto: Antara)

BENGKULU, iNews.id – Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan longsor di Bengkulu bertambah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu merilis, 30 warga meninggal dunia dari sebelumnya hanya 29 orang, dalam musibah tersebut.

“Data korban jiwa sudah diperbarui pada Rabu sore dengan total korban jiwa 30 orang dan enam lainnya masih hilang,” ujar Kepala BPBD Provinsi Bengkulu Rusdi Bakar, Rabu (1/5/2019).

Jumlah korban jiwa terbanyak terdapat di Kabupaten Bengkulu Tengah mencapai 24 orang. Sementara sisanya berasal dari Kota Bengkulu dan Kepahiang masing-masing tiga orang.

BACA JUGA: Bencana di Bengkulu, Ini Identitas 29 Korban Jiwa dan 13 Orang Hilang

Selain korban jiwa, update bencana juga ada dua warga yang mengalami luka berat dan dua lainnya mengalami luka ringan. Kemudian banjir bandang di wilayah Air Napal dan Bang Haji Kabupaten Bengkulu Tengah, membuat 617 jiwa mengungsi.

“Desa dipenuhi lumpur sehingga warga membutuhkan waktu untuk membersihkan rumah,” ucapnya.

Dampak yang perlu diwaspadai setelah bencana yakni penyebaran penyakit. Seperti penyakit kulit yang disebabkan minimnya air bersih dan gangguan pada saluran pernapasan (ISPA).

Rusdi menuturkan, warga terdampak banjir dan longsor masih membutuhkan sejumlah bantuan seperti terpal, selimut, tikar, makanan siap saji, air bersih, peralatan bayi, lampu darurat, cangkul dan alat kebersihan.

“Sampai saat ini penanganan darurat masih dilakukan, terutama penanganan pengungsi di Desa Genting dan Air Napal, Bengkulu Utara. Distribusi logistik juga terus dilanjutkan untuk wilayah Pagar Jati, Desa Taba Penyengat, Desa Susup dan Desa Kelindang,” katanya.


Editor : Donald Karouw