Usai Dimarahi Ayahnya, Siswa SMK di Kolaka Timur Bunuh Diri dengan Minum Racun

Asdar Lantoro ยท Sabtu, 31 Agustus 2019 - 23:01 WIB
Usai Dimarahi Ayahnya, Siswa SMK di Kolaka Timur Bunuh Diri dengan Minum Racun

Kapolsek Ladongi Ipda Trimo Susanto menunjukkan barang bukti racun rumput yang diminum korban, GMA, hingga tewas di rumahnya di Desa Putemata, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, Sultra, Sabtu (31/8/2019). (Foto: iNews/Asdar Lantoro)

KOLAKA TIMUR, iNews.id – Seorang siswa kelas 1 SMK Negeri Loea di Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), nekat mengakhiri hidupnya dengan cara meminum racun, Sabtu (31/8/2019). Korban berinisial GMA (16), bunuh diri karena diduga sakit hati setelah dimarahi oleh ayahnya.

Menurut keterangan keluarga di Desa Putemata, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, Sultra, korban sempat terdengar berteriak-teriak karena perutnya sakit setelah minum racun rumput. Keluarga sempat memberikan air kelapa sebagai penawar racun dan melarikannya ke Rumah Sakit Kolaka Timur. Namun, nyawa korban tidak tertolong lagi.

Kejadian itu bermula saat korban GMA pulang ke rumahnya, setelah bermain bersama dengan teman-temannya. Namun, tiba di rumah, ayah korban menegur dan memarahi korban karena sering terlambat pulang.

BACA JUGA:

Calon Pengantin Tewas Tergantung di Aceh, Keluarga Menilai Banyak Kejanggalan

Pria Tewas Terbakar Dalam Mobil di Bekasi, Polisi: Korban Bakar Diri

Sejak sepekan terakhir, korban GMA memang kerap dimarahi orang tuanya karena selalu pulang larut malam bersama teman-temannya. Kemarahan orang tua korban semakin menjadi-jadi lantaran korban jarang di rumah karena urusan tidak jelas.

“Jadi korban pulang dari jalan-jalan bersama temannya sekitar jam 01.00 Wita, pulang ke rumah dan langsung ditegur atau dimarahi ayahnya,” kata Kapolsek Ladongi Ipda Trimo Susanto.

Korban terlihat malu dan tersinggung, tidak terima karena ayahnya kerap memarahi dirinya. Korban kemudian masuk ke kamar. Tidak lama kemudian, korban pergi ke gudang untuk mengambil racun rumput dan meminumnya.

“Setelah dimarahi, korban pura-pura tidur di kamarnya dan masuk ke gudang mengambil racun merek Spontan dan meminumnya di gudang. Habis itu korban langsung berbaring di kamarnya dan berteriak-teriak perutnya sakit,“ kata Ipda Trimo Susanto.

Korban tidak bisa diselamatkan meskipun diberikan air kelapa dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kolaka Timur. Keluarga korban tidak menyangka korban akan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara meminum racun.

Sementara polisi juga masih menyelidiki kasus kematian korban. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya motif lain sehingga korban nekat mengakhiri hidupnya dengan meminum racun rumput.


Editor : Maria Christina