Viral Video Anak Sekolah Jepang Mengajak Komodo Balap Lari

Eman Sulistiani ยท Rabu, 23 Januari 2019 - 14:53 WIB
Viral Video Anak Sekolah Jepang Mengajak Komodo Balap Lari

Video hiburan Jepang, seorang siswi sekolah menantang komodo balap lari. (Foto: Istimewa).

KUPANG, iNews.id - Sebuah video acara hiburan di Jepang beredar di kalangan masyarakat Indonesia. Dalam acara tersebut, seorang wisatawan asing yang mengenakan pakaian sekolah mengajak komodo balap lari dengan cara memancing dengan daging segar.

Video tersebut menampilkan sebuah permainan antara wisatawan tersebut dengan komodo di lokasi wisata Taman Nasional Komodo yang berada di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mula-mula seorang turis bernama Imoto tersebut melihat bagaimana hewan buas komodo di sana. Kemudian, dia berbincang-bincang dengan warga mengenai komodo itu sendiri. Meski sudah diberi tahu bahwa hewan buas itu berbahaya dan bisa membunuh manusia, turis Jepang sekaligus membawa acara ini malah tampak penasaran.

BACA JUGA: Habitat Komodo Terancam Punah karena Pembangunan Lahan Wisata Swasta

Dia bersama seorang petugas dari Taman Nasional Komodo malah mencari cara agar bisa bermain dengan komodo. Petugas pun menyarankan supaya Imoto memancingnya dengan sebuah daging segar yang diikat ke tubuhnya.

"Tapi jangan sampai jatuh," kata petugas tersebut kepada Imoto dalam acara hiburan tersebut.

Tujuan dari turis Imoto ini hanya ingin melihat secepat apa komodo berlari. Dia pun melakukan apa yang disarankan petugas dengan mengikat daging segar dengan seutas tali di tubuhnya. Komodo pun mengejar daging tersebut, dan Imoto berlari menghindari hewan itu secepat mungkin menuju pawang yang juga petugas di sana.

BACA JUGA: Komodo Gigit Warga Labuan Bajo hinga Luka Parah saat Tidur di Rumah

Ketika melihat video tersebut, Kepala Dinas Priwisata Provinsi NTT, Ardu Jelami mengatakan, acara ini sangat buruk, karena dinilai mengeksploitasi komodo untuk kepentingan bisnis atau acara hiburan.

"Dengan memaksa komodo berlari seperti di video itu, rasanya sangat buruk," ujar Ardu kepada iNews di kantornya, Kota Kupang, NTT, Rabu (23/1/2019).

BACA JUGA: Taman Nasional Komodo Akan Ditutup Setahun, Ini Alasan Pemprov NTT

Menurut dia, petugas yang terlibat dalam video hiburan Jepang bisa jadi akan dikenakan sanksi pemecatan. Karena, viralnya video yang menjadi acara hiburan di negara lain itu menujukkan kalau Indonesia tak bisa menjaga serta mengapresiasi satwa unik, apalagi masuk dalam hewan langka yang dilindungi.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi NTT berencana menutup lokasi wisata Taman Nasional Komodo dari kunjungan wisatawan selama satu tahun ke depan. Kebijakan ini diambil untuk meningkatkan jumlah populasi rusa yang menjadi makanan utama komodo, yang mana malah menjadi buruan manusia di sana.

 


Editor : Andi Mohammad Ikhbal