Warga Wakal Malteng Serahkan Senpi Organik ke Satgas Yonif 711/Rks

Donald Karouw ยท Jumat, 01 Februari 2019 - 03:12 WIB
Warga Wakal Malteng Serahkan Senpi Organik ke Satgas Yonif 711/Rks

Warga Wakal, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Provinsi Maluku, menyerahkan senpi organik kepada Satgas Yonif 711/Rks, Kamis (31/1/2019). (Foto: IST)

JAKARTA, iNews.id – Warga Wakal, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Provinsi Maluku, menyerahkan senjata api organik secara sukarela kepada Satgas Yonif 711/Rks. Penyerahan senjata ini merupakan hasil penggalangan dari personel Satgas Pos Wakal SSK 1 kepada masyarakat sekitar yang dilakukan secara persuasif.

“Pos Wakal SSK 1 yang dipimpin Danki SSK 1 Kapten Inf Junior Gedion menerima senjata organik revolver dengan nomor senjata 796315 dari masyarakat Wakal,” kata Dansatgas Yonif 711/Rks Letkol Inf Fanny Pantouw, Kamis (31/1/2019).

Fanny Pantouw mengatakan, saat ini Yonif 711/Raksatama tengah melaksanakan tugas sebagai Satgas Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Satgasops Pamrahwan) di wilayah Maluku dan Maluku Utara. “Yang bersangkutan data secara sukarela datang sendiri dan menyerahkan senjata api laras pendek organik jenis revolver kepada Danki SSK 1,” katanya.

BACA JUGA:

Kasad Pimpin Sertijab Pangdam Jaya dan 4 Pejabat Teras TNI AD

5 Helikopter AS 565 MBE Panther Antikapal Selam Perkuat TNI AL

Selanjutnya Danki SSK 1 membawa barang bukti tersebut ke Pos Kotis Satgas Yonif 711/Rks untuk proses lebih lanjut. Untuk diketahui, Wakal merupakan salah satu desa di Kecamatan Leihitu, yang terletak di sebelah Utara Pulau Ambon. Namun, desa ini termasuk dalam wilayah adminitratif Kabupaten Maluku Tengah.

Menurut Fanny, Satgas Pos Wakal SSK 1 selama ini melakukan pendekatan secara persuasif kepada masyarakat sekitar. Melalui pembinaan teritorial serta pendekatan secara kekeluargaan, masyarakat pun tertarik dan bersimpati kepada Satgas sehingga mereka bersedia menyerakan senjata api secara sukarela.

“Apalagi keberadaan Satgas telah memberikan rasa aman kepada mereka. Maka, warga dengan sukarela bersedia menyerahkan (senjata api )  kepada anggota Satgas Yonif 711/Rks,” kata Fanny Pantouw, lulusan Akmil 2000 itu.

Lebih lanjut dia mengatakan, keberhasilan dalam menggalang masyarakat untuk menyerahkan senjata api merupakan bukti keberadaan jajarannya telah diterima dengan baik di tengah-tengah masyarakat.

“Dari hasil penggalangan terhadap masyarakat, sampai saat ini Satgas Yonif 711/Rks telah memperoleh lima pucuk senjata api organik dan 94 senjata api rakitan serta ratusan butir amunisi berbagai kaliber,” katanya.


Editor : Maria Christina