1 Ton Bahan Pembuat Bom Ikan Ilegal Disembunyikan di Pulau Terpencil di Sulsel

Wahyu Ruslan ยท Selasa, 03 Desember 2019 - 19:08 WIB
1 Ton Bahan Pembuat Bom Ikan Ilegal Disembunyikan di Pulau Terpencil di Sulsel

Satpolairud Polres Pangkep, Sulsel menyita Amonium Nitrat ilegal di pulau terpencil di antara perairan Sulsel dan Bali. (Foto: iNews/Wahyu Ruslan)

PANGKEP, iNews.id – Satuan Polisi Air Udara (Satpolairud) Polres Pangkep, Sulawesi Selatan dibantu warga berhasil mengungkap tempat persembunyian Amonium Nitrat di sebuah pulau terpencil. Sebanyak 50 karung yang memiliki berat total mencapai satu ton bahan pembuat bom ikan ilegal disita oleh Polres Pangkep.

Satu ton Amonium Nitrat itu ditemukan tertimbun 1,5 meter di dalam tanah Pulau Makarangana, Kecamatan Liukang Tangaya, Pangkep, Sulsel. Pulau itu berjarak sekitar 250 mil dari Pangkep dan berbatasan dengan perairan Bali.

 

BACA JUGA: Detik-Detik Penangkapan Penyelundup Narkoba di Medan

 

Saat dikonfirmasi, Kasatpolairud Polres Pangkep, Iptu Deki M memastikan Amonium Nitrat tersebut diselundupkan dari luar negeri. Karena menurutnya barang tersebut ilegal diperjualbelikan di dalam negeri. Di karung kuning Amonium Nitrat itu tertulis nama Kota Frankfurt yang berada di Jerman.

“Kami tidak bisa menduga barang itu diselundupkan dari mana, tapi yang jelas dari luar negeri karena Amonium Nitrat dilarang di dalam negeri. Barang itu ditimbun di dalam tanah 1,5 meter di sebuah pulau terpencil yang dekat dengan perairan Lombok dan Bali,” ucap Deki.

 

BACA JUGA: Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp23 Miliar Berhasil Digagalkan Polsek Muara Sabak Timur Jambi

 

Polres Pangkep masih memburu pelaku penyelundupan bahan pembuat bom ikan ilegal tersebut. Keberadaan satu ton Amonium Nitrat itu diketahui dari laporan warga yang melihat puluhan karung diturunkan dari sebuah kapal di pulau tersebut.

“Warga melihat peristiwa itu pada tengah malam. Kami masih memburu pelaku penyelundupan bahan ilegal ini,” kata Deki.


Editor : Rizal Bomantama