2 Korban Kapal Tenggelam di Selat Makassar Ditemukan, Sudah 15 Tewas

Muhammad Sardi · Kamis, 14 Juni 2018 - 08:44 WIB
2 Korban Kapal Tenggelam di Selat Makassar Ditemukan, Sudah 15 Tewas

Orang tua dari dua bocah yang jenazahnya dievakuasi SAR gabungan tampak tak kuasa menahan sedih di RS TNI AL Jala Ammari. (Foto: iNews/M Sardi)

MAKASSAR, iNews.id – Korban meninggal dunia tragedi Kapal Motor (KM) Arista tenggelam di Selat Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali bertambah. Tim SAR gabungan menemukan dua bocah perempuan dalam pencarian, Kamis (14/6/2018) dini hari. Saat dievakuasi, kedua bocah berinisial SR (7) dan IR (6) itu dalam posisi terjepit mesin kapal dan sudah tidak bernyawa.

Tangis histeris orang tua kedua bocah itu pun pecah saat petugas membawa jenazah dalam kantong mayat ke Rumah Sakit (RS) TNI AL Jala Ammari, di Jalan Satando, Kecamatan Ujung Tanah. Mereka seakan tak percaya kehilangan putrinya dalam peristiwa kecelakaan laut yang terjadi di perairan Selat Makassar, Rabu (13/6/2018).

Rencananya, jenazah kedua bocah itu akan dipindahkan ke RS Bhayangkara. Karena di rumah sakit itu terdapat lemari pendingin. Selain menemukan kedua korban tim gabungan juga mendapati sejumlah tas serta aksesoris yang diduga milik salah satu penumpang KM Arista yang selamat.


BACA JUGA:

Begini Kronologi Tenggelamnya Kapal Arista di Selat Makassar

Kapal Tenggelam di Selat Makassar Diduga Kelebihan Muatan

Kapal Tenggelam di Selat Makassar, 13 Tewas dan Puluhan Luka


“Kami menemukan korban setelah menyelam ke dasar laut. Keduanya kami evakuasi dari kedalaman 12 meter,” kata Koordinator Rescue SAR Gabungan Nasaruddin, Kamis (14/6/2018).

Dia mengatakan, dengan ditemukannya dua korban itu, maka saat ini jumlah korban jiwa akibat tenggelamnya KM Arista mencapai 15 orang. “Sesuai data, masih sisa enam orang lagi yang hilang dan kami cari,” tuturnya.

Pagi ini tim gabungan kembali melakukan pencarian dengan mengerahkan dua kapal motor milik Basarnas, dibantu dua kapal rakit bermotor untuk menyisir lokasi titik tenggelamnya kapal.

Dimulai dari dermaga Pelabuhan Rakyat Paotere, tim gabungan terdiri dari SAR Unhas, SAR UNM, BPBD Makassar, Damkar, Kepolisian, KPLP, PMI, Basarnas, TNI AL, dan tim penyelam turun melakukan penyisiran di lokasi kejadian kapal tenggelam tersebut.


Editor : Donald Karouw